Gagasankalbar.com — Ketua DPC GMNI Pontianak, Fajar, menyoroti kondisi internal GMNI Kalimantan Barat yang hingga saat ini belum menemukan titik temu dalam agenda persatuan organisasi di tingkat daerah. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh terus dibiarkan karena hanya akan memperlemah peran organisasi di tengah berbagai persoalan rakyat yang semakin kompleks.
Bung Fajar menegaskan bahwa semangat persatuan yang telah dicontohkan oleh DPP GMNI melalui agenda rekonsiliasi nasional harus segera selesai pula di tingkatan daerah khususnya Kalimantan Barat. Ia menilai bahwa ego sektoral dan kepentingan kelompok tidak boleh mengalahkan kepentingan besar organisasi dan perjuangan rakyat.
“DPP GMNI telah memberikan contoh politik persatuan dan rekonsiliasi nasional. Sangat disayangkan apabila di tingkat daerah justru masih terjadi kebuntuan yang membuat organisasi kehilangan fokus terhadap agen










