Gagasankalbar.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet disabilitas asal Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Atlet lempar lembing Indonesia, Fauzi Purwolaksono, berhasil meraih medali perunggu pada ajang Tunis 2026 World Para Athletics Grand Prix yang berlangsung di Tunisia pada Juni 2026. Kejuaraan tersebut merupakan salah satu seri bergengsi dalam kalender World Para Athletics yang diikuti atlet-atlet terbaik dunia.
Saat dihubungi Jumat 19 Juni 2026, Fauzi mengaku bersyukur atas hasil yang berhasil diraihnya di ajang internasional tersebut.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas hasil yang saya raih. Medali perunggu ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar bisa meraih hasil yang lebih baik lagi pada kejuaraan berikutnya,” ujar Fauzi.
Atlet yang berasal Kabupaten Kubu Raya itu mengatakan bahwa setelah menyelesaikan kejuaraan di Tunisia, dirinya akan langsung mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih besar, yakni Asian Para Games di Nagoya, Jepang.
“Sehabis ini saya akan fokus melakukan persiapan untuk Asian Games di Nagoya, Jepang. Saya ingin memberikan penampilan terbaik dan mempersembahkan medali untuk Indonesia,” katanya.
Fauzi juga menegaskan bahwa setiap prestasi yang diraihnya tidak hanya dipersembahkan untuk bangsa dan negara, tetapi juga untuk masyarakat Kalimantan Barat, khususnya kampung halamannya di Gertak Kuning, Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya.
“Saya ingin mempersembahkan medali untuk tanah air Indonesia, terutama untuk kampung halaman saya di Gertak Kuning, Desa Limbung, Kubu Raya. Terima kasih kepada semua masyarakat yang selalu memberikan doa dan dukungan,” tuturnya.
Keberhasilan Fauzi menambah deretan prestasi yang telah ia ukir di tingkat internasional. Sebelumnya, atlet lempar lembing tersebut juga berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2026.
Prestasi yang diraih Fauzi Purwolaksono menjadi bukti bahwa semangat juang, kerja keras, dan dedikasi tinggi mampu mengantarkan atlet disabilitas Indonesia bersaing dan berprestasi di panggung dunia
















