Gagasankalbar.com — Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) VI Partai Golkar Kabupaten Kubu Raya yang digelar di Hotel Dangau, Jalan Arteri Supadio, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (12/8/2026), resmi menetapkan Tommy Hermansyah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kubu Raya periode 2025-2030.
Tommy yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kubu Raya tersebut langsung menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat partai berlambang pohon beringin itu selama lima tahun ke depan.

Usai terpilih, Tommy mengatakan dirinya berkomitmen menjalankan amanah serta merealisasikan instruksi DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, terutama dalam meningkatkan perolehan kursi Golkar di DPRD Kabupaten Kubu Raya.
“Posisi kami sekarang mendapat lima kursi, kedepannya akan kami tingkatkan. Jadi, ya perintah dari DPD 1 itu harus dapat 8 kursi,” ujar Tommy.
Ia mengatakan target tersebut akan dilakukan dengan mengisi kursi legislatif di tiga daerah pemilihan (dapil) yang saat ini belum memiliki keterwakilan Golkar, sekaligus mempertahankan basis suara yang telah ada.
“Dua kursi di Dapil 1 ini harus dipertahankan. Sementara untuk tiga kursi yang kosong itu ada di Dapil 2, Dapil 3, dan Dapil 5. Insyaallah ke depannya dengan perjuangan pengurus yang baru bareng dengan yang lama, kita siap meraih kemenangan di pemilu nanti,” tegasnya.
Untuk mencapai target delapan kursi tersebut, Tommy menyiapkan konsolidasi organisasi secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.
“Kita akan melaksanakan konsolidasi ke tingkat kecamatan. Makanya kita akan Muscam, kami dari DPD 2 akan turun langsung ke tiap kecamatan. Setelah Muscam terpilih, lalu kita akan mengadakan Musdes, musyawarah desa untuk mengadakan pemilihan Pimdes, pimpinan desa. Ya insyaallah di 123 desa kita turun semua. Sehingga roda-roda partai akan bergerak dan targetnya bisa kita capai,” ungkap Tommy memaparkan rencananya.
Menurut dia, konsolidasi tersebut selanjutnya akan diperluas hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) sesuai mekanisme organisasi.
“Itu ada prosesnya. Enggak bisa kita langsung. Dari Kabupaten (Musda), Muscam, baru Musdes. Nah, barulah nanti kita akan merambah sampai ke tingkat RT. Nah, RT ini kan banyak, seperti dulu itu banyak anak-anak muda, Karang Taruna kita libatkan,” jelasnya.
Tommy juga menyebut kalangan milenial dan Gen Z menjadi salah satu sasaran utama dalam penguatan organisasi. Untuk itu, kepengurusan baru akan memadukan kader senior dengan kader muda.
“Kalau namanya Gen Z itu, ya insyaallah dengan saya bersama pengurus yang baru, saya akan sandingkan antara yang senior dengan yang muda. Sehingga yang muda ini bagian untuk bergerak ke bawah lebih cepat. Kalau yang senior kan kita maklum, sudah sepuh jadi bergeraknya kurang cepat,” papar Tommy.
Ia optimistis kepengurusan baru mampu memperkuat mesin partai hingga tingkat paling bawah dan meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap Golkar di Kubu Raya.
“Insyaallah saya yakin ke depannya kami akan bisa menambah kursi seperti yang ditargetkan oleh partai kepada kawan-kawan. Pertama masyarakat, semoga Golkar ke depan bisa mencapai target yang ditetapkan oleh provinsi, itu harapan saya,” pungkasnya.

















Komentar ditutup.