Antrean BBM Mengular, Driver Ojol Keluhkan Kerugian Waktu dan Pendapatan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Pontianak

Antrean BBM Mengular, Driver Ojol Keluhkan Kerugian Waktu dan Pendapatan

badge-check


Antrean BBM Mengular, Driver Ojol Keluhkan Kerugian Waktu dan Pendapatan Perbesar

Gagasankalbar.com – Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online. Kondisi ini membuat para driver harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu driver ojek online, Ian Kintil Sandora, mengaku sangat terdampak dengan situasi tersebut. Saat ditemui pada Rabu (18/3/2026), ia menyampaikan keluhannya terkait panjangnya antrean yang terjadi.

“Karena antrean yang sangat panjang, kami sebagai driver sangat dirugikan dari segi waktu. Harusnya waktu itu bisa kami gunakan untuk menarik penumpang, tapi justru habis di antrean BBM,” ujarnya.

Menurut Ian, kondisi ini tidak hanya menurunkan pendapatan harian para driver, tetapi juga membuat mereka kelelahan karena harus menunggu dalam waktu lama di tengah panas.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini. Salah satu solusi yang diharapkan adalah mempercepat distribusi BBM ke SPBU agar stok tetap tersedia dan tidak terjadi kekosongan.

“Harapan kami, proses pengiriman BBM bisa dipercepat agar stok di SPBU selalu terisi dan tidak terjadi antrean panjang seperti ini. Semoga pemerintah cepat merespons masalah panic BBM ini dan segera menyelesaikannya,” tambahnya.

Situasi antrean panjang ini menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat BBM merupakan kebutuhan utama, terutama bagi para pekerja sektor transportasi seperti ojek online. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Meigi Alrianda Ajukan Justice Collaborator ke LPSK dan Laporkan Sejumlah Oknum Polri ke Mabes Polri

14 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kepengurusan Mangkok Merah Resmi Dilantik, Siap Lestarikan Adat dan Bersinergi Jaga Kondusivitas Kalbar

13 Juni 2026 - 06:39 WIB

Kundori Minta Anggota PWI Kalbar Pahami Kode Etik dan Pertahankan Profesionalisme

12 Juni 2026 - 06:13 WIB

Workshop Gesit Maju Digital Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal

10 Juni 2026 - 03:51 WIB

OKK PWI Kalbar 2026 Perkuat Profesionalisme Wartawan di Era Digital

9 Juni 2026 - 12:15 WIB

Trending di Pontianak