Antrean BBM Mengular, Driver Ojol Keluhkan Kerugian Waktu dan Pendapatan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang Peringati HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Gelar Sunatan Massal Gratis Bawaslu Kubu Raya Kawal Pleno PDPB Triwulan II 2026, Pastikan Data Pemilih Akurat Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Gandeng Krealogi Tingkatkan Literasi Keuangan 300 Pelaku UMKM Kubu Raya Gaia Bumi Raya City XXI Kembali Hadir, Lengkapi Destinasi Hiburan di Kubu Raya Kubu Raya Gelar Dialog Kebhinekaan, Habib Abdurahman Hafis Almuthahar: Persatuan Harus Dirawat dengan Saling Menghormati

Pontianak

Antrean BBM Mengular, Driver Ojol Keluhkan Kerugian Waktu dan Pendapatan

badge-check


Antrean BBM Mengular, Driver Ojol Keluhkan Kerugian Waktu dan Pendapatan Perbesar

Gagasankalbar.com – Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online. Kondisi ini membuat para driver harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu driver ojek online, Ian Kintil Sandora, mengaku sangat terdampak dengan situasi tersebut. Saat ditemui pada Rabu (18/3/2026), ia menyampaikan keluhannya terkait panjangnya antrean yang terjadi.

“Karena antrean yang sangat panjang, kami sebagai driver sangat dirugikan dari segi waktu. Harusnya waktu itu bisa kami gunakan untuk menarik penumpang, tapi justru habis di antrean BBM,” ujarnya.

Menurut Ian, kondisi ini tidak hanya menurunkan pendapatan harian para driver, tetapi juga membuat mereka kelelahan karena harus menunggu dalam waktu lama di tengah panas.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan ini. Salah satu solusi yang diharapkan adalah mempercepat distribusi BBM ke SPBU agar stok tetap tersedia dan tidak terjadi kekosongan.

“Harapan kami, proses pengiriman BBM bisa dipercepat agar stok di SPBU selalu terisi dan tidak terjadi antrean panjang seperti ini. Semoga pemerintah cepat merespons masalah panic BBM ini dan segera menyelesaikannya,” tambahnya.

Situasi antrean panjang ini menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat BBM merupakan kebutuhan utama, terutama bagi para pekerja sektor transportasi seperti ojek online. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur’an, Juara Pertama Berhadiah Umrah

30 Juni 2026 - 07:41 WIB

Satukata Podcast dan Sekber Satukata Resmi Beroperasi, Jadi Wadah Kolaborasi Jurnalis dan Pegiat Media Sosial

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

HWCI Kalbar dan Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Teken MoU untuk Penguatan Kemanusiaan, Advokasi, dan Perlindungan Masyarakat

29 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pencarian ABK Terjun dari Kapal di Pontianak Barat Berakhir, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

29 Juni 2026 - 07:04 WIB

Distrik Muda Teguhkan Komitmen, Hadirkan Ruang Tumbuh bagi Generasi Muda

21 Juni 2026 - 09:18 WIB

Trending di Pontianak