Pontianak – Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pelayanan kesehatan, Program Studi Administrasi Kesehatan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Edukasi Digital: Optimalisasi Antrian Online di RS Bhayangkara Pontianak.” Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pasien dan keluarga tentang penggunaan sistem antrian online di poli rawat jalan.
Kegiatan ini dipimpin oleh dosen Administrasi Kesehatan, Siti Masdah, S.K.M., M.P.H., dan Nita Putriasti Mayarestya, S.K.M., M.K.M., dengan partisipasi aktif mahasiswa Administrasi Kesehatan. Selain itu, perwakilan dari RS Bhayangkara Pontianak turut hadir, termasuk Dani Kusmeiyadi dan Rendy Dwi Anugrah dari Bagian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS), Ibu Faridah dari Unit Penjaminan Mutu RS, serta Gusti Deni Chalendra selaku Kepala Diklat.
Dalam kegiatan ini, berbagai metode edukasi digunakan untuk memastikan informasi tersampaikan dengan efektif, antara lain:
- Leaflet Edukasi
- Berisi informasi langkah-langkah penggunaan antrian online, manfaatnya, serta QR code untuk mengakses aplikasi.
- Dibagikan kepada pasien dan keluarga di area poli rawat jalan.
- X-Banner Informasi
- Dipasang di berbagai titik strategis dalam rumah sakit untuk memberikan panduan cepat bagi pasien.
- Menampilkan ilustrasi dan langkah-langkah mudah untuk mendaftar melalui sistem online.
- Video Edukasi
- Berisi demonstrasi cara menggunakan aplikasi antrian online.
- Ditayangkan di ruang tunggu rumah sakit dan dibagikan melalui media sosial.
- Praktik Langsung
- Mahasiswa membantu pasien dan keluarga dalam menggunakan sistem antrian online secara langsung.
- Pendampingan dilakukan untuk memastikan pasien dapat menggunakan aplikasi dengan baik.
Siti Masdah, S.K.M., M.P.H., menyampaikan bahwa edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kemudahan teknologi dalam layanan kesehatan. “Sistem antrian online memungkinkan pasien untuk mengatur jadwal kunjungan dengan lebih efisien, mengurangi antrean fisik, serta meningkatkan kenyamanan pelayanan,” ujarnya.
Sementara itu, Gusti Deni Chalendra, Kepala Diklat RS Bhayangkara Pontianak, mengapresiasi inisiatif ini dan berharap kerja sama dengan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat dapat terus berlangsung. “Peningkatan literasi digital dalam layanan kesehatan sangat penting. Kami berharap pasien dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan tanpa harus menunggu lama di rumah sakit,” tuturnya.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga dalam memanfaatkan sistem antrian online, sehingga pelayanan di RS Bhayangkara Pontianak menjadi lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi semua pihak.










