Edi Minta TPID Tingkatkan Kualitas Penyusunan Laporan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Baitul Arqom Dasar, Perkuat Kapasitas Kader Hakim Tolak Eksepsi Showroom Auto88 dan Dipostar Finance, Kasus Dugaan Tagihan Fiktif dan Penahanan BPKB Siap Dibuktikan di Persidangan Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak Anggota DPRD Kubu Raya Kecam Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Minta Pendampingan Korban Dipercepat Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026 PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan

Pontianak

Edi Minta TPID Tingkatkan Kualitas Penyusunan Laporan

badge-check


					Edi Minta TPID Tingkatkan Kualitas Penyusunan Laporan Perbesar

PONTIANAK – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak ikut turut serta dalam capacity building yang digelar oleh TPID Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi poin pembahasan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan terakhir melaporkan.

“Tadi disoroti bahwa kita secara umum ada yang pintar membuat rencana tetapi tidak pintar melaksanakan. Ada juga yang pintar berencana dan melaksanakan, tetapi tidak baik dalam melaporkan. Ini diarahkan supaya ketiganya sejalan,” terangnya usai mengikuti kegiatan secara daring di Pontive Center, Jumat (14/2/2025).

Di Kota Pontianak sendiri, lanjut Pj Wali Kota, secara umum implementasi ketiga hal tersebut sudah baik. Salah satu indikasinya terlihat dari angka inflasi Kota Pontianak yaitu 1,58 persen.

“Angka year-to-year kemarin dilaporkan 1,58 persen. Kemudian proses di lapangan sudah tepat mulai dari survey di beberapa pasar secara rutin lalu menjaga distribusi,” sebut Edi.

Ia juga mengapresiasi upaya pengawasan terhadap komoditas yang rentan terjadi lonjakan oleh TPID Kota Pontianak. Tugas ke depan adalah melaporkan dengan baik dengan mengumpulkan setiap bukti dokumentasi.

“Kota Pontianak alhamdulillah so far so good, tetapi tugas kita mengevaluasi kembali supaya tidak ada yang terlewat,” ujarnya.

Edi menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mengendalikan inflasi, termasuk pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta para pelaku usaha. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas harga di Kota Pontianak.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, perlu ada dukungan dari semua pihak, baik itu pemerintah, BI, pengusaha, hingga masyarakat. Dengan adanya koordinasi yang baik, kita bisa lebih cepat mengantisipasi potensi kenaikan harga,” jelasnya.

Menjelang hari-hari besar keagamaan yang sering kali menjadi momen kenaikan harga, langkah-langkah konkret terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.

“TPID Kota Pontianak akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin dan memberikan laporan yang lebih terstruktur agar upaya yang dilakukan bisa lebih maksimal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hakim Tolak Eksepsi Showroom Auto88 dan Dipostar Finance, Kasus Dugaan Tagihan Fiktif dan Penahanan BPKB Siap Dibuktikan di Persidangan

15 Mei 2026 - 19:39 WIB

Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak

15 Mei 2026 - 19:34 WIB

Bung Fajar: GMNI Kalimantan Barat Jangan Larut dalam Konflik Internal, Rakyat Sedang Menghadapi Krisis Sosial dan Ekonomi

14 Mei 2026 - 09:21 WIB

Rumah Makan Gratis Habib Terima Kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI

14 Mei 2026 - 09:19 WIB

Staf Ketua KPPU RI Apresiasi Daya Kritis Peserta LK II HMI Cabang Pontianak

14 Mei 2026 - 08:34 WIB

Trending di Pontianak