Gagasankalbar.com – Rangkaian acara Expo Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) resmi ditutup pada hari ketiga pelaksanaan, yakni pada Jumat, 19 Juni 2026. Acara penutupan ini diwarnai dengan antusiasme yang tinggi dari berbagai elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan setempat.
Direktur Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Kubu Raya, Uray Emma Yaniaries Nalaprana, memaparkan bahwa kegiatan penutupan diawali dengan aktivitas kebugaran yang menyatukan berbagai pihak.

“Kita penutupan dimulai dengan senam bersama, alhamdulillah antusias sekali,” ujar Uray Emma Yaniaries Nalaprana.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa peserta senam tidak hanya berasal dari kalangan pengusaha UMKM yang menjaga stan, tetapi juga diikuti oleh masyarakat umum di sekitar lokasi, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang letaknya berdekatan dengan area Perumda.
Setelah senam bersama usai, kemeriahan acara dilanjutkan dengan sesi pembagian door prize. Menariknya, hadiah yang dibagikan tersebut berasal dari produk-produk yang dijual di Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia.
Puncak acara penutupan kemudian diisi dengan pengumuman pemenang untuk kategori booth atau stan terbaik. Guna menjaga transparansi dan objektivitas penilaian, Uray Emma Yaniaries Nalaprana menegaskan bahwa pihaknya sengaja melibatkan juri dari pihak independen.
“Dalam penilaian booth terbaik ini kita melibatkan juri dari pihak luar, sehingga nilainya menjadi insyaallah lebih objektif,” tegasnya.
Terdapat sekitar delapan kriteria penilaian yang digunakan oleh dewan juri untuk mengevaluasi stan para peserta. Penghargaan pada expo kali ini diberikan kepada Juara 1, 2, dan 3, serta disempurnakan dengan penobatan satu juara favorit yang ditentukan murni dari pilihan para pengunjung.
Uray Emma Yaniaries Nalaprana menaruh harapan besar agar penghargaan ini dapat memacu semangat para pelaku usaha di masa depan.
“Harapannya menjadi motivasi para peserta expo. Mudah-mudahan ini menjadi semangat baru untuk dapat terus menampilkan produk-produk unggulan dari setiap kecamatan yang ada di Kubu Raya dan dari organisasi-organisasi perempuan yang ada di Kubu Raya,” paparnya dengan penuh harap.
Melihat kesuksesan dan kelancaran acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Uray Emma Yaniaries Nalaprana menyatakan visi jangka panjangnya agar kegiatan pameran ini dapat dijadikan sebagai agenda rutin.
“Tentu harapan kami event-event seperti ini menjadi event tahunan, sehingga semangat ini terus terjaga dan semakin ke depannya semakin lebih berinovasi,” ungkapnya. Ia juga menyoroti pentingnya membiasakan para pelaku UMKM untuk terus percaya diri dalam memperkenalkan dan mempromosikan produk mereka.
Bagi Uray Emma Yaniaries Nalaprana, pameran ini lebih dari sekadar ajang jual beli; ini adalah sarana edukasi yang sangat penting bagi masyarakat luas untuk mengetahui secara langsung potensi ekonomi serta komoditas unggulan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Kubu Raya. Ia menggarisbawahi adanya ketimpangan informasi selama ini, di mana pengunjung biasanya hanya familiar dengan produk dari kecamatan-kecamatan yang aksesnya mudah dijangkau dari pusat kota.
“Sementara kita menjadi kurang tahu atau kurang mendapatkan informasi dari kecamatan-kecamatan yang memang letaknya di daerah pesisir dan pedalaman, lebih jauh dari kota Kabupaten Kubu Raya itu sendiri,” pungkas Uray Emma Yaniaries Nalaprana
















