Gagasankalbar.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya secara resmi meluncurkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Menanjak Bahagia di Kompleks Perkantoran Kabupaten Kubu Raya, Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Rabu (17/6). Peluncuran tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan peran badan usaha milik daerah sebagai motor penggerak ekonomi dan peningkatan pendapatan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran direksi Perumda Aneka Usaha yang dinilai mampu menunjukkan kinerja positif meskipun hingga saat ini belum memperoleh penyertaan modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan perbankan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta sejumlah mitra usaha, Sujiwo secara khusus memuji kepemimpinan Direktur Perumda Aneka Usaha, Uray Ema, beserta tim yang dinilai berhasil membawa perusahaan bergerak maju di tengah keterbatasan modal.
“Meskipun negara belum memberikan penyertaan modal, Perumda sudah mampu menunjukkan kinerja nyata. Wajar jika saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Cara kerja, pola pikir, sikap, dan perilaku Direktur Perumda ini adalah contoh bagi kita semua tentang bagaimana melakukan pengabdian melalui inovasi,” ujar Sujiwo.
Menurutnya, Perumda Aneka Usaha kini menjadi salah satu harapan baru bagi pembangunan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menaruh kepercayaan besar kepada perusahaan tersebut untuk mengelola berbagai potensi daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Sejumlah program strategis pun telah disiapkan, mulai dari optimalisasi aset daerah melalui pengelolaan ruang publik, pasar daerah, hingga kawasan parkir strategis seperti Dermaraja. Langkah tersebut diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Selain itu, Perumda juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan berperan sebagai offtaker hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan produk unggulan masyarakat Kubu Raya. Melalui skema tersebut, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diharapkan memperoleh kepastian pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Di sektor pariwisata, Perumda Aneka Usaha juga diproyeksikan menjadi pengelola paket wisata terintegrasi di kawasan Batu Ampar. Konsep yang diusung menggabungkan wisata alam dan edukasi ekosistem mangrove yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), Sujiwo menantang jajaran direksi untuk membuktikan kapasitas perusahaan melalui pencapaian nyata. Ia bahkan menargetkan Perumda Aneka Usaha mampu menyumbangkan dividen kepada daerah pada tahun ini, meski belum menerima penyertaan modal dari pemerintah daerah.
“Saya ingin menunjukkan kepada publik bahwa jika dikelola dengan mental petarung, kita bisa mencetak sejarah. Bayangkan, penyertaan modal belum ada, tetapi sudah bisa memberikan dividen. Hal itu akan menjadikan perusahaan ini sebagai satu-satunya Perumda di Indonesia yang mampu melakukan pencapaian tersebut,” tegasnya.
Bupati juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan melalui kebijakan dan kolaborasi lintas sektor. Dengan dukungan dari berbagai elemen, termasuk HIPMI, DPRD, dan dunia usaha, ia optimistis Perumda Aneka Usaha “Menanjak Bahagia” akan tumbuh menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan mampu menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Kabupaten Kubu Raya.
“Saya percaya dengan semangat jajaran direksi, Perumda ini ke depannya akan menjadi harapan sekaligus tumpuan bagi kemajuan Kubu Raya. Saya akan terus mendampingi langkah strategis ini sampai target-target besar kita tercapai,” pungkas Sujiwo.
















