Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga Demokrasi di Tengah Bayang-Bayang Transaksi Politik Polresta Pontianak Ungkap Peredaran 1.562 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Jajaki Kerja Sama Digital dengan Intan Pariwara Group dan Gratis Ongkir Tim SAR Gabungan Temukan Korban Diduga Tenggelam di Sungai Dusun Nahaya Landak Polresta Pontianak Gagalkan Dugaan TPPO Modus Pernikahan Pesanan ke Cina

Berita Kalbar

Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi

badge-check


					Bawaslu Kalbar Gandeng Kanwil Kemenag Perluas Edukasi Pengawasan Demokrasi Perbesar

Gagasankalbar.com — Dalam upaya meningkatkan pengawasan pemilu dan memperkuat literasi demokrasi, Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Barat mulai memperluas basis edukasi demokrasi dengan menggandeng Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di Kantor Kanwil Kemenag Kalbar pada Senin, 23 Februari 2026.

Kerja sama ini membuka ruang sosialisasi pengawasan partisipatif di tingkat madrasah dan satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama di wilayah Kalimantan Barat. Melalui kemitraan tersebut, Bawaslu akan melakukan berbagai program edukasi terkait pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.

Ketua Bawaslu Kalbar, Mursyid Hidayat, menilai lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya demokrasi sejak dini. Menurutnya, kerja sama lintas lembaga menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan pemilu.

“Kami melihat kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran publik. Sekolah dan madrasah adalah ruang efektif untuk membangun pemahaman pengawasan partisipatif,” ujarnya.

Mursyid menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar formalitas atau dokumen administratif, melainkan implementasi nyata program di lapangan. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi demokrasi di kalangan pelajar, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya integritas pemilu.

Selain menyasar peserta didik, kolaborasi ini juga mencakup penguatan pemahaman mengenai netralitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama. Menurut Mursyid, netralitas ASN merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan publik terhadap proses pemilu.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, menyatakan pihaknya siap membuka akses seluas-luasnya bagi pelaksanaan program sosialisasi tersebut di lingkungan pendidikan dan internal ASN.

“Edukasi demokrasi penting untuk terus diperkuat, sejalan dengan upaya meneguhkan toleransi dan netralitas ASN di lingkungan kami,” kata Muhajirin.

Melalui sinergi ini, kedua lembaga berharap pengawasan partisipatif semakin mengakar di masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa

24 Mei 2026 - 02:09 WIB

Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan

14 Mei 2026 - 09:27 WIB

Jangan Obok-Obok Kalbar!” Aliansi Generasi Muda Dayak Ultimatum KPK soal Dugaan Korupsi Jalan Kabupaten Mempawah

12 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Kalbar