Ketum PRIMA DMI Bantah Keluarkan Flyer Dukungan Muktamar PII - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Presiden Mahasiswa Polnep Dilaporkan ke Polisi Usai Aksi Demo 8 April 2026 GMKI Pontianak Soroti Upah Layak hingga Perlindungan Buruh Jelang May Day 2026 Naik Dango ke-41 Dipusatkan di Desa Lingga, Momentum Pelestarian Budaya Dayak Merawat Gerakan Sebagai Sumber Penghidupan; Kepemimpinan Perempuan, Adaptasi Iklim dan Keadilan Akses Penguatan Literasi Keuangan sebagai Benteng Masyarakat dari Ancaman Investasi Bodong FH UM Pontianak Gelar Rapat Senat Terbuka Yudisium 2026

Nasional

Ketum PRIMA DMI Bantah Keluarkan Flyer Dukungan Muktamar PII

badge-check


					Ketum PRIMA DMI Bantah Keluarkan Flyer Dukungan Muktamar PII Perbesar

Gagasankalbar.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PP PRIMA DMI), Munawar Khalil, meluruskan informasi yang beredar terkait beredarnya sebuah flyer yang menampilkan dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar XXXIII Pelajar Islam Indonesia (PII) di Jakarta, 28 November-2 Desember 2025.

Munawar menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan ataupun memberikan dukungan resmi melalui materi publikasi tersebut.

“Ribut internal silakan, tetapi jangan singgung nama saya, apalagi membawa-bawa organisasi yang saya pimpin,” tegas Munawar dalam pernyataan pers yang dirilis di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Munawar menegaskan bahwa flyer yang beredar tidak mewakili sikap resmi PP PRIMA DMI maupun sikap pribadinya sebagai Ketua Umum.

Ia meminta semua pihak yang terlibat dalam dinamika internal PII untuk bersikap tertib, tidak asal mencatut nama, dan menghormati independensi organisasi lain.

“Flyer itu bukan dari kami. Tidak ada instruksi, tidak ada keputusan, dan tidak ada pernyataan resmi dari PP PRIMA DMI terkait dukungan Muktamar tersebut,” ujarnya.

Sebagai mantan Ketua Umum PB PII periode 2015–2017, Munawar Khalil menegaskan bahwa dukungan pribadinya tetap konsisten terhadap PB PII yang sah, yakni kepengurusan di bawah Ketua Umum Abdul Kohar Ruslan.

“Melalui pernyataan pers ini saya tegaskan, saya Munawar Khalil, mantan Ketum PB PII 2015–2017, akan mendukung PB PII di bawah kepemimpinan Abdul Kohar Ruslan kapan pun mereka menyelenggarakan Muktamar,” kata Munawar.

Ia menambahkan bahwa segala proses organisasi harus berjalan sesuai AD/ART dan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan situasi internal PII untuk mengatasnamakan dukungan dari organisasi lain.

“Jangan ada pihak yang mencederai proses organisasi dengan mencatut nama lembaga atau individu tanpa izin. Ini tidak etis dan merusak marwah organisasi,” tegasnya.

PB PII: Muktamar yang Digelar Pihak Tertentu adalah Ilegal

Ketua Umum PB PII Abdul Kohar Ruslan menegaskan bahwa kegiatan yang mengatasnamakan Muktamar PII tersebut tidak memiliki legitimasi organisasi. Ia menyebut muktamar itu “ilegal” karena tidak dikeluarkan melalui mekanisme resmi PB PII serta tidak melalui persetujuan struktur yang sah.

“Muktamar yang digelar itu ilegal. Tidak ada dasar konstitusionalnya, tidak melalui keputusan PB PII, dan tidak mengikuti mekanisme organisasi,” ujar Abdul Kohar kepada awak media, Rabu.

Ia menambahkan bahwa penggunaan nama PII dalam kegiatan tanpa mandat resmi merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap AD/ART PII dan merusak marwah organisasi.

“Kami sudah instruksikan seluruh wilayah dan daerah untuk mengabaikan undangan atau ajakan yang tidak memiliki legitimasi dari PB PII,” tegasnya.

Abdul Kohar juga menegaskan segala hasil dari muktamar “ilegal” itu inkonstitusional dan tidak sah.

Peringatan untuk Menghentikan Pencatutan Nama dan Organisasi

Munawar Khalil kembali mengingatkan agar dinamika internal PII tidak merembet ke organisasi lain.

“Jangan ada pihak yang mencatut nama lembaga untuk kepentingan yang tidak jelas. Hentikan cara-cara seperti itu,” ujar Munawar.

Ia menegaskan, fokus PRIMA DMI tetap pada pembinaan remaja masjid dan tidak terlibat dalam polemik internal organisasi lain.

“PII punya mekanismenya sendiri. Selesaikan proses organisasi sesuai konstitusi PII. Jangan seret kami ke dalam polemik,” tandasnya.

Dengan dua pernyataan tersebut, baik dari ketum PRIMA DMI maupun PB PII, kejelasan sikap resmi organisasi kembali ditegaskan: PRIMA DMI tidak mendukung muktamar yang diklaim pihak tertentu, dan PB PII menyatakan kegiatan itu ilegal dan tidak mengikat organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Glow Up Tak Cukup Cantik: Mengapa Perempuan Perlu Cerdas di Era Digital

21 April 2026 - 15:45 WIB

Menang Telak di Muscab II, Ratih Mutiara Pimpin PERADI SAI Mataram 2026–2030

12 April 2026 - 13:58 WIB

Negara Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih, Skema Pembiayaan Dirombak lewat PMK 15/2026

8 April 2026 - 08:51 WIB

Pernyataan Menjatuhkan Presiden Dinilai Inskonstitusional, GMKI : Jaga Stabilitas Nasional

6 April 2026 - 11:17 WIB

Komitmen Reformasi Organisasi, Ratih Mutiara Resmi Calon Ketua PERADI SAI Mataram, 10 Program Prioritas Disiapkan

30 Maret 2026 - 15:02 WIB

Trending di Nasional