Breaking News

Berita Kalbar

Peserta Seleksi Direksi Perumda Kalbar Ajukan Keberatan, Minta Proses Dihentikan dan Diulang

badge-check

Sumber foto : https://jurnalis.co.id/Perbesar

Sumber foto : https://jurnalis.co.id/

Gagasankalbar.com – Sejumlah peserta seleksi calon anggota Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Kalimantan Barat 2025 menyampaikan surat pernyataan keberatan kepada Gubernur Kalbar. Mereka menilai proses seleksi yang sedang berjalan tidak konsisten dan menimbulkan keraguan terhadap transparansi serta profesionalisme panitia seleksi.

Dalam surat yang ditandatangani oleh enam peserta seleksi, mereka mengapresiasi niat Gubernur Kalbar untuk membenahi manajemen Perumda melalui rekrutmen terbuka. Namun, mereka juga menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan seleksi, khususnya pada tahap uji kelayakan dan kepatutan.

“Aroma ketidakkonsistenan Pansel terhadap jadwal mulai terasa pasca tahapan presentasi makalah. Mestinya pengumuman dilakukan pada 18 Juli, namun baru diumumkan pada 30 Juli,” tulis para peserta dalam surat tersebut.

Peserta menyebut bahwa keterlambatan pengumuman hasil seleksi tahap III menimbulkan spekulasi dan ketidakpercayaan. Mereka mempertanyakan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk merekap hasil skoring peserta, yang dinilai tidak sebanding dengan kompleksitas prosesnya.

Surat keberatan tersebut ditujukan langsung kepada Gubernur Kalbar dan ditembuskan ke sejumlah lembaga tinggi negara, termasuk Presiden RI, DPR RI, Menteri Dalam Negeri, Ombudsman RI, dan Komisi Informasi. Para peserta meminta agar:

  • Proses seleksi dihentikan sementara
  • Keputusan Panitia Seleksi nomor 10/PANSEL/CDPDAU/2025 dibatalkan
  • Seleksi ulang dilakukan dengan melibatkan panitia baru yang lebih profesional

Tujuan utama keberatan ini, menurut para peserta, adalah agar Perumda Aneka Usaha Kalbar benar-benar dapat berkontribusi secara optimal dalam menopang perekonomian daerah, sesuai harapan masyarakat dan mandat APBD.

Surat tersebut ditandatangani oleh Mursalin, Muliyadi, Syahrul Awaluddin, R. Mursalin, Agus Priyanto, dan Wardi, masing-masing sebagai peserta seleksi dengan nomor urut yang tercantum.

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GMKI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah Rakyat Pontianak, Desak Pemerintah Bertanggung Jawab

2 Nov 2026 - 00:16 WIB

GMKI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah Rakyat Pontianak, Desak Pemerintah Bertanggung Jawab

Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kritik, Cipayung Plus Kalbar Layangkan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

29 Okt 2026 - 00:14 WIB

Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kritik, Cipayung Plus Kalbar Layangkan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Lazismu Kalbar Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bagikan Bingkisan kepada 150 Peserta Terdampak Karhutla

27 Okt 2026 - 01:59 WIB

Lazismu Kalbar Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bagikan Bingkisan kepada 150 Peserta Terdampak Karhutla

Lawyer Muda Kalbar Kecam Pembubaran Massa dengan Kekerasan, Siap Dampingi Mahasiswa Lapor Polisi

25 Okt 2026 - 03:21 WIB

Lawyer Muda Kalbar Kecam Pembubaran Massa dengan Kekerasan, Siap Dampingi Mahasiswa Lapor Polisi

BEM SI Kerakyatan Kalbar Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, Desak Kapolda dan Kapolresta Usut Tuntas

25 Okt 2026 - 03:16 WIB

BEM SI Kerakyatan Kalbar Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, Desak Kapolda dan Kapolresta Usut Tuntas
Trending di Berita Kalbar