Waspadai Oli Palsu! Ini Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu di Bengkel agar Kendaraan Anda Aman - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kontroversi Tim Asesor Aktivis: Upaya Perlindungan atau Domestikasi Gerakan Sipil? PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama Penjaga Arah Pengkaderan dan Karakter Kader TK Islam Harapan Indah Gelar Kelas Orang Tua, Perkuat Kesadaran Perlindungan Anak May Day 2026, Presiden Mahasiswa Universitas OSO Desak Negara dan Perusahaan Sawit Hentikan Eksploitasi Buruh Kalbar Forum Harmonisasi SLIK OJK, DPD REI Kalbar Dorong Akses KPR MBR Lebih Luas

Berita

Waspadai Oli Palsu! Ini Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu di Bengkel agar Kendaraan Anda Aman

badge-check


					Waspadai Oli Palsu! Ini Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu di Bengkel agar Kendaraan Anda Aman Perbesar

Gagasankalbar.com – Belakangan ini, temuan gudang oli palsu di Kabupaten Kubu Raya memunculkan kekhawatiran serius di kalangan pengguna kendaraan di Kalbar. Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, bahkan berharap kasus ini menjadi yang terakhir. “Ya kalau ini terungkap dan itu benar palsu, ini yang terakhir kalau menurut saya, kasihan kan masyarakat. Kalau kendaraannya jadi rusak,” harap Edi Kamtono saat ditemui usai menghadiri Rapat Peripurna pada Senin, 23 Juni 2025.

Sebelumnya pada bulan april lalu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan juga geram karena dugaan beredarnya oli palsu di provinsi Seribu Sungai tersebut. Krisantus pun curiga mobilnya juga menjadi korban dari oli palsu buatan China tersebut. Yang Krisantus sesalkan, oli yang diduga palsu ini mencatut logo Pertamina. Temuan ini awalnya diungkapkan Krisantus dalam Rakerprov di Pontianak pada Minggu (13/4) lalu.

Krisantus mengklaim memiliki bukti oli-oli palsu tersebut serta hasil laboratorium. Dia juga menduga mobilnya sempat menggunakan oli palsu tersebut. “Saya punya contohnya ada empat kaleng. Saya dapat dari Badan Intelijen Negara (BIN) lengkap dengan penjelasannya, lengkap dengan hasil penelitiannya. Jadi saya pikir ini tidak boleh kita biarkan. Karena ini jelas-jelas sudah merugikan kita. Mungkin saja mobil saya sudah pakai oli (palsu) itu. Kacau itu,” ujarnya, Selasa (15/4/2025) dilansir dari detik.com.

Maraknya berita tentang dugaan peredaran oli palsu bermerek Pertamina di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) akhirnya menuai respons cepat dari Pertamina Lubricants. Perusahaan pelumas nasional terkemuka ini menyatakan keprihatinannya dan menegaskan komitmen kuat untuk melindungi konsumen serta menjaga nama baik produk dalam negeri.

Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Hardiyanto Tato, mengatakan bahwa pemalsuan produk pelumas adalah tindakan ilegal yang merugikan banyak pihak, termasuk konsumen, produsen, hingga industri secara keseluruhan.

“Kami sangat prihatin atas maraknya peredaran pelumas palsu di Kalbar. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan instansi terkait yang telah turut aktif dalam upaya pemberantasan praktik ilegal ini,” ujarnya saat memberikan keterangan pers via email jurnalis, Selasa(24/6) dikutip dari pontianakpost.jawapos.com.

Berikut Tips Membedakan Oli Asli dan Palsu di Bengkel

  1. Periksa segel pembuka (in-cap seal)
    Tutup botol asli Pertamina memiliki incap yang kokoh, terpasang rapat, dan akan patah saat dibuka untuk pertama kali
  2. Amati kemasan dan label
    – Label “Original” dicetak halus dan terlihat jelas saat dilihat dari sudut ±45°
    – Nomor QR code 9-digit unik di setiap botol; tidak boleh sama di dua botol berbeda
  3. Periksa nomor cetakan tutup dan botol
    Harus terdapat 8 digit nomor yang sejajar dan lurus antara tutup dan badan botol
  4. Lakukan verifikasi digital
    Pindai QR code via situs LUBES ID untuk memastikan keaslian produk
  5. Waspadai harga terlalu murah
    Oli dengan harga jauh di bawah pasar bisa jadi palsu. Bila ragu, beli hanya dari distributor resmi seperti SPBU Pertamina, Fastron Auto Services, atau Enduro Motor Services

Ajakan untuk Bengkel dan Konsumen

  • Bengkel wajib melakukan verifikasi sebelum menggunakan oli baru di kendaraan pelanggan.

  • Pelanggan dianjurkan bertanya dan melihat langsung data keamanan kemasan.

  • Bila ditemukan kemasan mencurigakan atau nomor pada QR code tidak valid, segera laporkan ke Pertamina Lubricants atau aparat.

Dengan tindakan preventif dan kesadaran bersama, diharapkan praktik distribusi oli palsu di Pontianak dan Kubu Raya bisa ditekan, bahkan dicegah sama sekali. Lindungi kendaraan dan keselamatan pengguna jalan—gunakan pelumas asli dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditengah Kondisi Efisiensi Sharon Hadir Beri Solusi Peluang UMKM untuk Kalangan Emak-emak

6 Oktober 2025 - 13:52 WIB

Bawaslu Kubu Raya Kawal Ketat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2025

4 Oktober 2025 - 04:55 WIB

Kecamatan Kuala Mandor B Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Literasi Birokrasi Berbasis Digital

3 Oktober 2025 - 16:28 WIB

DPD Partai Golkar Kubu Raya Gelar Pasar Murah Sambut HUT ke-61

28 September 2025 - 08:02 WIB

Pengkab PERBASI Kubu Raya Hadiri Peringatan Haornas, Ketua Apresiasi Komitmen Bonus Atlet dari Wakil Bupati

26 September 2025 - 12:25 WIB

Trending di Berita