Universitas Muhammadiyah Pontianak Gandeng Kanwil Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Barat, Wujudkan Pembinaan Produktif Berbasis Ketahanan Pangan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Pontianak

Universitas Muhammadiyah Pontianak Gandeng Kanwil Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Barat, Wujudkan Pembinaan Produktif Berbasis Ketahanan Pangan

badge-check


Universitas Muhammadiyah Pontianak Gandeng Kanwil Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Barat, Wujudkan Pembinaan Produktif Berbasis Ketahanan Pangan Perbesar

Gagasankalbar.com – Dalam upaya memperkuat sinergi antar lembaga dan mendorong program pembinaan yang produktif, Universitas Muhammadiyah Pontianak melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Kanwil Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Barat di Kampus 2 UM Pontianak, Sungai Ambawang Senin 2 Maret 2026

Kegiatan ini turut disaksikan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan RI sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi pembinaan warga binaan melalui program Peternakan Ayam Potong dan Perkebunan Jagung.

Rektor UM Pontianak, Heriansyah, menyampaikan bahwa kerja sama ini dilandasi semangat sinergi antara Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan program reintegrasi sosial pemasyarakatan.

“Latar belakang kerja sama ini didasari oleh sinergi antara Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dengan program reintegrasi sosial. Kami memiliki lahan produktif seluas 25 hektar di Sungai Ambawang yang perlu dikelola secara sistematis agar memberi nilai tambah ekonomi dan edukasi,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai institusi pendidikan Islam, UM Pontianak memandang warga binaan sebagai bagian dari masyarakat yang berhak mendapatkan kesempatan kedua.

“Ini adalah bentuk dakwah bil hal. Kami ingin membuktikan bahwa warga binaan dapat menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan daerah, bukan beban sosial,” tambahnya.

Pemilihan komoditas ayam potong dan jagung pun bukan tanpa alasan. Kedua sektor ini dinilai memiliki siklus panen yang relatif singkat, yakni 30–40 hari untuk ayam dan sekitar 100 hari untuk jagung, sehingga warga binaan dapat melihat hasil nyata dari proses kerja mereka dalam waktu dekat.

Selain itu, kebutuhan daging ayam dan jagung sebagai bahan pakan ternak di Kalimantan Barat dinilai cukup tinggi, sehingga peluang pasar terbuka luas. UM Pontianak juga akan menghadirkan transfer teknologi tepat guna yang sederhana dan aplikatif, agar keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah masa pembinaan berakhir.

Heriansyah menegaskan, kerja sama ini diharapkan berdampak jangka panjang.

“Kami ingin melahirkan wirausahawan baru. Klien pemasyarakatan tidak hanya membawa sertifikat saat bebas nanti, tetapi membawa keahlian praktis yang membuat mereka mandiri secara ekonomi dan meminimalisir risiko residivisme,” tegasnya.

Ke depan, lahan Sungai Ambawang akan dikembangkan sebagai model Green Campus & Social Lab, yakni laboratorium sosial dan pusat inovasi pertanian-peternakan-perikanan berbasis pemberdayaan hukum yang dapat menjadi rujukan perguruan tinggi lain dalam mengimplementasikan pengabdian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Meigi Alrianda Ajukan Justice Collaborator ke LPSK dan Laporkan Sejumlah Oknum Polri ke Mabes Polri

14 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kepengurusan Mangkok Merah Resmi Dilantik, Siap Lestarikan Adat dan Bersinergi Jaga Kondusivitas Kalbar

13 Juni 2026 - 06:39 WIB

Kundori Minta Anggota PWI Kalbar Pahami Kode Etik dan Pertahankan Profesionalisme

12 Juni 2026 - 06:13 WIB

Workshop Gesit Maju Digital Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal

10 Juni 2026 - 03:51 WIB

OKK PWI Kalbar 2026 Perkuat Profesionalisme Wartawan di Era Digital

9 Juni 2026 - 12:15 WIB

Trending di Pontianak