Tradisi Adat Pengambilan dan Penyimpanan Perahu Kayu Suho Kembali Dihidupkan di Kayan Hilir - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Pembukaan Kejuaraan Futsal Mahasiswa Kalbar 2026 Resmi Digelar di Pontianak RSUD TBSI Kubu Raya Raih Penghargaan TOP BUMD Awards 2026 Kasus Dugaan Investasi Bodong Kembali Mencuat di Pontianak, Korban Rugi Ratusan Juta PERBASI Kubu Raya Siap Dukung Kepemimpinan Ketua KONI Baru Pemuda Katolik Kalbar Dukung Langkah Hukum PP Laporkan Jusuf Kalla Kolaborasi Wakaf Al-Azhar dan Mitra Lokal Perkuat Literasi Al-Qur’an di Kalbar

Sintang

Tradisi Adat Pengambilan dan Penyimpanan Perahu Kayu Suho Kembali Dihidupkan di Kayan Hilir

badge-check


					Adat Pengambilan dan Penyimpanan Perahu Kayu Suho Perbesar

Adat Pengambilan dan Penyimpanan Perahu Kayu Suho

Gagasankalbar.com – Tradisi adat yang nyaris punah, Adat Pengambilan dan Penyimpanan Perahu Kayu Suho, kembali digelar di Dusun Mawang, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan sakral ini diselenggarakan oleh Lotianus bersama keluarga, sebagai bentuk penghormatan kepada kedua orang tua mereka, Sadang dan Dina. Tradisi tersebut menjadi simbol penghargaan seorang anak kepada orang tua yang masih hidup, melalui penyiapan perahu kayu suho sebagai lambang bakti dan penghormatan.

Acara yang berlangsung khidmat itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat serta para tokoh adat Dayak Undau, termasuk dari sub-suku Kebahant, Barai, Kebang, Ingar, dan lainnya.

Plt. Camat Kayan Hilir, Seberius Matius Akon, menyampaikan apresiasi atas upaya pelestarian budaya tersebut.

“Atas nama pemerintah, kami sangat mendukung inisiatif keluarga Bapak Sadang dan Ibu Dina dalam mempertahankan adat dan budaya kita. Di Kecamatan Kayan Hilir terdapat beragam sub-suku Dayak serta etnis Tionghoa dan lainnya. Acara seperti ini sangat penting untuk terus dilestarikan,” ujar Akon.

Ia menambahkan, ritual adat tersebut merupakan bagian penting dari warisan budaya suku Dayak di wilayah Kayan Hilir yang perlu dijaga serta dikenalkan kepada generasi muda.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Kayan Hilir, Sabendi, turut memberikan dukungan.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan acara adat ini agar tradisi tidak punah dan dapat disaksikan langsung oleh generasi muda. Dengan demikian, adat ini bisa terus hidup dan dijalankan dengan baik di masa mendatang,” ujarnya.

Pelaksanaan Adat Pengambilan dan Penyimpanan Perahu Kayu Suho diharapkan menjadi momentum penting dalam melestarikan nilai-nilai luhur budaya Dayak di Kayan Hilir sekaligus mempererat hubungan antar generasi dalam keluarga maupun masyarakat.

Acara ditutup dengan salam khas Dayak Undau Kayan Hilir:

“Baet baet Kito rabai dongan manet, bagak Kito olap dongan bungo Rupo, sak Olang di timang merapat langet, saok di junyong menyadi gompo.” tutupnya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Tim SAR Gabungan

13 Februari 2026 - 12:45 WIB

Empat Anak Tenggelam di Sungai Kapuas, Dua Masih Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

13 Februari 2026 - 09:10 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Korban 800 Meter dari Lokasi Awal

11 Desember 2025 - 09:35 WIB

Terbatasnya Cetakan Fisik, Bappeda Sintang Hadirkan E-Book “Sintang Bersama Jarot” dan “Pengabdian Tanpa Batas”

21 Januari 2025 - 07:18 WIB

Trending di Sintang