Sepakat Goes to School: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Remaja di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Klarifikasi Terus, Kebijakannya Kapan Diperbaiki? Wilmar Kalimantan Barat Luncurkan “Cantigi Coffee”, Kopi Robusta Petani Pahauman, di Rakor Forum TSLP/CSR Kabupaten Landak Konflik Pertanahan dan Tata Kelola Agraria di Kalimantan Barat Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Promosikan Produk UMKM Kubu Raya di Borneo International Halal Showcase 2026 FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

Kubu Raya

Sepakat Goes to School: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Remaja di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang

badge-check


Sepakat Goes to School: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Remaja di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang Perbesar

Gagasankalbar.com – Yayasan Sepakat kembali melaksanakan program “Sepakat Goes to School” dengan tema Kenali, Lindungi, dan Laporkan di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual bagi remaja, khususnya siswa SMP yang rentan menjadi korban, baik di lingkungan sekitar maupun melalui media digital.

Ketua Yayasan Sepakat Uray Emma Yaniaries Nalaprana mengatakan sekolah merupakan ruang strategis untuk menyampaikan edukasi pencegahan sejak dini. “Kami melihat meningkatnya kerentanan anak-anak usia remaja terhadap kekerasan seksual, baik secara langsung maupun melalui media digital. Di sekolah, anak-anak dapat memperoleh pemahaman yang benar dari sumber terpercaya sehingga mereka memiliki pengetahuan, keberanian, dan keterampilan untuk mengenali tanda-tanda kekerasan seksual, melindungi diri, serta berani melapor,” ujarnya.

Para siswa mendapat pemahaman mengenai hak atas tubuh sendiri, keberanian berkata tidak terhadap perlakuan yang membuat tidak nyaman, serta pentingnya segera mencari pertolongan kepada guru, orang tua, atau pihak berwenang jika mengalami atau menyaksikan tanda-tanda kekerasan seksual.

Uray Emma menegaskan tidak ada korban yang bersalah dalam kasus kekerasan seksual. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan siswa dapat melindungi diri, saling menjaga, dan berani menolak segala bentuk kekerasan. “Harapan kami, setelah sosialisasi ini para remaja lebih berani dan percaya diri untuk melindungi diri sendiri, menjaga teman sebaya, dan berani bersuara jika melihat atau mengalami kekerasan seksual,” tambahnya.

Selain itu, Yayasan Sepakat mendorong para siswa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menyebarkan informasi yang benar kepada teman, keluarga, dan masyarakat agar upaya pencegahan kekerasan seksual dapat dilakukan bersama-sama.

Program “Sepakat Goes to School” di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan guru. Mereka berharap edukasi serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kubu Raya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Promosikan Produk UMKM Kubu Raya di Borneo International Halal Showcase 2026

23 Juli 2026 - 02:05 WIB

Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Dinas PMD, Siapkan PKS untuk Pengawasan Pemilu

21 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukti Chat Mencuat, Dugaan Pemerasan dan Praktik Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades Kubu Raya Masuki Babak Baru

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Tim Dalkarhutla KPH Kubu Raya Terus Berjuang Padamkan Karhutla di Rasau Jaya Umum

20 Juli 2026 - 00:33 WIB

PDA Aisyiyah Kubu Raya dan MTs Khulafaur Rasyidin Teken MoU Program Pendidikan & Edukasi Hukum di Lingkungan Pesantren

20 Juli 2026 - 00:31 WIB

Trending di Kubu Raya