Sepakat Goes to School: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Remaja di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
HMI Cabang Pontianak Soroti Dugaan Kekerasan Verbal sebagai Cermin Lemahnya Manajemen SDM SPPG dan Implementasi Kebijakan MBG Sidang Meigi Alrianda: Antara Barang Bukti dan Dugaan Pelanggaran Prosedur Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG Kohati Cabang Pontianak: Kecam Keras Kekerasan Verbal terhadap Akuntan Difabel di SPPG Arang Limbung MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan

Kubu Raya

Sepakat Goes to School: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Remaja di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang

badge-check


					Sepakat Goes to School: Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Remaja di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang Perbesar

Gagasankalbar.com – Yayasan Sepakat kembali melaksanakan program “Sepakat Goes to School” dengan tema Kenali, Lindungi, dan Laporkan di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual bagi remaja, khususnya siswa SMP yang rentan menjadi korban, baik di lingkungan sekitar maupun melalui media digital.

Ketua Yayasan Sepakat Uray Emma Yaniaries Nalaprana mengatakan sekolah merupakan ruang strategis untuk menyampaikan edukasi pencegahan sejak dini. “Kami melihat meningkatnya kerentanan anak-anak usia remaja terhadap kekerasan seksual, baik secara langsung maupun melalui media digital. Di sekolah, anak-anak dapat memperoleh pemahaman yang benar dari sumber terpercaya sehingga mereka memiliki pengetahuan, keberanian, dan keterampilan untuk mengenali tanda-tanda kekerasan seksual, melindungi diri, serta berani melapor,” ujarnya.

Para siswa mendapat pemahaman mengenai hak atas tubuh sendiri, keberanian berkata tidak terhadap perlakuan yang membuat tidak nyaman, serta pentingnya segera mencari pertolongan kepada guru, orang tua, atau pihak berwenang jika mengalami atau menyaksikan tanda-tanda kekerasan seksual.

Uray Emma menegaskan tidak ada korban yang bersalah dalam kasus kekerasan seksual. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan siswa dapat melindungi diri, saling menjaga, dan berani menolak segala bentuk kekerasan. “Harapan kami, setelah sosialisasi ini para remaja lebih berani dan percaya diri untuk melindungi diri sendiri, menjaga teman sebaya, dan berani bersuara jika melihat atau mengalami kekerasan seksual,” tambahnya.

Selain itu, Yayasan Sepakat mendorong para siswa menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan menyebarkan informasi yang benar kepada teman, keluarga, dan masyarakat agar upaya pencegahan kekerasan seksual dapat dilakukan bersama-sama.

Program “Sepakat Goes to School” di SMP Negeri 2 Sungai Ambawang mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan guru. Mereka berharap edukasi serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kubu Raya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Pontianak Soroti Dugaan Kekerasan Verbal sebagai Cermin Lemahnya Manajemen SDM SPPG dan Implementasi Kebijakan MBG

16 April 2026 - 13:22 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG

16 April 2026 - 05:57 WIB

MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi

15 April 2026 - 17:36 WIB

Ketua Pemuda Katolik Kubu Raya Kecam Keras Pernyataan JK, Desak Permintaan Maaf

15 April 2026 - 17:26 WIB

HMI Kubu Raya Soroti Kasus Dugaan Penghinaan Disabilitas, Minta Penegakan Hukum Tegas

15 April 2026 - 17:23 WIB

Trending di Kubu Raya