Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Negara yang Paling Tahu Cara Memeras Orang yang Sudah Kering Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Kubu Raya Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sultan Hamid II PIAUD Nurhayati Resmi Berdiri di Kubu Raya, Usung Pendidikan Karakter dan Agama Tanpa Gadget LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah

Kubu Raya

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya

badge-check


Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya Perbesar

Gagasankalbar.com – Pemerintah terus mendorong implementasi nilai-nilai Pancasila secara nyata melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan ketahanan pangan berbasis partisipasi masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, usai menyerahkan bibit tanaman produktif kepada organisasi kemasyarakatan setelah Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (1/6/2026).

Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” dan dipimpin langsung oleh Akmal Malik selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, Ketua DPRD Kubu Raya Johan Saimima, unsur Forkopimda, serta peserta upacara dari berbagai instansi.

Dalam kesempatan tersebut, Akmal Malik membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit tanaman produktif kepada 10 organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Kubu Raya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Akmal Malik menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, gerakan menanam tanaman produktif yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas merupakan salah satu bentuk sederhana namun berdampak besar dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

“Melaksanakan Pancasila itu tidak usah rumit-rumit. Mulai saja dari diri kita sendiri. Momentum Hari Lahir Pancasila ini mari kita laksanakan dengan tindakan nyata, salah satunya melalui gerakan ketahanan pangan,” ujarnya.

Akmal juga menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mendorong ormas untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun petani agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya hilirisasi hasil pertanian agar produk yang dihasilkan tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyambut baik kehadiran Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, berbagai arahan yang disampaikan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk semakin mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembangunan daerah.

Sukiryanto mengatakan implementasi Pancasila dapat diwujudkan melalui upaya pemberdayaan masyarakat dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk melalui penguatan sektor UMKM yang saat ini mencapai sekitar 39 ribu pelaku usaha di Kabupaten Kubu Raya.

Ia mencontohkan perlunya kebijakan yang memberikan ruang lebih besar bagi produk-produk UMKM lokal untuk masuk ke sektor perhotelan dan industri jasa lainnya sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Keadilan sosial yang dimaksud adalah bagaimana masyarakat kecil dan pelaku UMKM mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, pemerintah berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Lainnya

Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa

1 Juni 2026 - 06:55 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Kubu Raya Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sultan Hamid II

1 Juni 2026 - 06:53 WIB

PIAUD Nurhayati Resmi Berdiri di Kubu Raya, Usung Pendidikan Karakter dan Agama Tanpa Gadget

1 Juni 2026 - 06:51 WIB

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Sampan Motor Terbalik di Teluk Pakedai

31 Mei 2026 - 09:20 WIB

PC IPNU Kubu Raya Mulai Resah, Desak Kepastian Kongres IPNU

31 Mei 2026 - 09:17 WIB

Trending di Kubu Raya