Rizal Hamka Soroti Era AI di Tanjungpura Law Festival 2026, Kreativitas Jadi Kunci Bertahan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang Peringati HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Gelar Sunatan Massal Gratis Bawaslu Kubu Raya Kawal Pleno PDPB Triwulan II 2026, Pastikan Data Pemilih Akurat Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Gandeng Krealogi Tingkatkan Literasi Keuangan 300 Pelaku UMKM Kubu Raya Gaia Bumi Raya City XXI Kembali Hadir, Lengkapi Destinasi Hiburan di Kubu Raya Kubu Raya Gelar Dialog Kebhinekaan, Habib Abdurahman Hafis Almuthahar: Persatuan Harus Dirawat dengan Saling Menghormati

Pontianak

Rizal Hamka Soroti Era AI di Tanjungpura Law Festival 2026, Kreativitas Jadi Kunci Bertahan

badge-check


Rizal Hamka: AI Bukan Ancaman, Ketidakmauan Beradaptasi yang Berbahaya Perbesar

Rizal Hamka: AI Bukan Ancaman, Ketidakmauan Beradaptasi yang Berbahaya

Gagasankalbar.com – Dewan Pakar Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kalimantan Barat, Rizal Hamka, menekankan pentingnya kreativitas dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin pesat.

Hal tersebut disampaikan Rizal Hamka saat menjadi pemateri dan keynote speaker dalam agenda Tanjungpura Law Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Justitia Club Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Senin (11/5).

Dalam pemaparannya, Rizal menyebut bahwa perkembangan dunia saat ini bergerak sangat cepat dan dipengaruhi oleh kemajuan teknologi berbasis AI.

“Dunia saat ini berubah begitu cepat. Dengan AI, segala kemungkinan dapat terjadi dalam sepersekian detik,” ujarnya di hadapan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan pelaku UMKM.

Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan tidak seharusnya dipandang semata sebagai ancaman, melainkan sebagai tantangan baru yang perlu direspons dengan kreativitas dan inovasi manusia.

Ia menegaskan bahwa manusia memiliki kemampuan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

“Manusia mampu tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga menciptakan makna,” kata Rizal.

Lebih lanjut, Rizal Hamka menilai ancaman terbesar di era transformasi digital bukanlah keberadaan AI itu sendiri, melainkan ketidakmauan manusia untuk berkembang mengikuti perubahan zaman.

“Ancaman sebenarnya bukan AI, tetapi manusia yang tidak mau beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” tegasnya.

Ia juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, literasi digital, dan keberanian berinovasi agar mampu bersaing di tengah perubahan global yang semakin dinamis.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat serta akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sebagai bagian dari forum diskusi mengenai hukum, teknologi, dan ekonomi kreatif di era modern.

Baca Lainnya

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur’an, Juara Pertama Berhadiah Umrah

30 Juni 2026 - 07:41 WIB

Satukata Podcast dan Sekber Satukata Resmi Beroperasi, Jadi Wadah Kolaborasi Jurnalis dan Pegiat Media Sosial

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

HWCI Kalbar dan Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Teken MoU untuk Penguatan Kemanusiaan, Advokasi, dan Perlindungan Masyarakat

29 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pencarian ABK Terjun dari Kapal di Pontianak Barat Berakhir, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

29 Juni 2026 - 07:04 WIB

Distrik Muda Teguhkan Komitmen, Hadirkan Ruang Tumbuh bagi Generasi Muda

21 Juni 2026 - 09:18 WIB

Trending di Pontianak