Gagasankalbar.com — HMI Cabang Pontianak menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, dalam Stadium General pada pembukaan Latihan Kader II (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) yang dilaksanakan pada Senin, 10 Mei 2026, di BPSDM Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam penyampaiannya, Yusril yang juga merupakan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dalam setiap langkah perjuangan kader.
Di hadapan peserta training, ia menyampaikan bahwa kader HMI harus tetap membawa identitas keislaman dan keindonesiaan, meskipun berasal dari latar belakang kampus dan disiplin ilmu yang berbeda-beda.
“Dari latar belakang kampus manapun, tetap jaga nilai-nilai keislaman dalam langkah perjuangan,” ujar Yusril dalam Stadium General tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa HMI merupakan organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Berdiri dua tahun pasca kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947, HMI dinilai telah banyak melahirkan tokoh bangsa yang berkontribusi di berbagai bidang.
“HMI telah banyak melahirkan tokoh bangsa. Karena itu, kader-kader hari ini harus mampu memberikan kontribusi terbaiknya untuk umat dan bangsa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Yusril berharap peserta LK II dan LKK HMI Cabang Pontianak tidak hanya menjadi kader yang unggul secara intelektual, tetapi juga mampu menjaga nilai keislaman dan keindonesiaan di manapun berada.
Menurutnya, perjuangan kader HMI bukan hanya hadir di ruang organisasi, melainkan bagaimana mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, umat, bangsa, dan negara.










