Gekrafs Kalbar Dorong Kolaborasi Hukum dan Ekonomi Kreatif pada Tanjungpura Law Festival 2026 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang Peringati HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Gelar Sunatan Massal Gratis Bawaslu Kubu Raya Kawal Pleno PDPB Triwulan II 2026, Pastikan Data Pemilih Akurat Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Gandeng Krealogi Tingkatkan Literasi Keuangan 300 Pelaku UMKM Kubu Raya Gaia Bumi Raya City XXI Kembali Hadir, Lengkapi Destinasi Hiburan di Kubu Raya Kubu Raya Gelar Dialog Kebhinekaan, Habib Abdurahman Hafis Almuthahar: Persatuan Harus Dirawat dengan Saling Menghormati

Pontianak

Gekrafs Kalbar Dorong Kolaborasi Hukum dan Ekonomi Kreatif pada Tanjungpura Law Festival 2026

badge-check


Gekrafs Kalbar Perkuat Sinergi Akademik dan Ekonomi Kreatif di Pontianak Perbesar

Gekrafs Kalbar Perkuat Sinergi Akademik dan Ekonomi Kreatif di Pontianak

Gagasankalbar.com – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kalimantan Barat turut hadir dalam agenda Tanjungpura Law Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Justitia Club Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Senin (11/5).

Dalam kegiatan tersebut, Gekrafs Kalbar hadir sebagai pemateri sekaligus mengisi sesi keynote speech yang membahas pentingnya kolaborasi antara sektor hukum, ekonomi kreatif, dan pengembangan UMKM di era digital.

Hadir mewakili Gekrafs Kalbar, Dewan Pakar Gekrafs Kalbar, Rizal Hamka serta Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Gekrafs Kalbar, Wibi.

Dalam pemaparannya, Rizal Hamka menyampaikan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa dan pelaku UMKM, perlu memahami pentingnya aspek hukum dalam membangun usaha dan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

“Tantangan ekonomi kreatif saat ini bukan hanya soal inovasi produk, tetapi juga bagaimana pelaku usaha memahami legalitas, perlindungan hukum, serta mampu membangun jejaring kolaborasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wibi menekankan pentingnya keterlibatan komunitas dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Barat.

Agenda Tanjungpura Law Festival 2026 ini turut menghadirkan perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat serta akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sebagai narasumber dalam diskusi dan forum edukatif yang berlangsung sepanjang kegiatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh pelaku UMKM, mahasiswa, serta pelajar dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi terkait hukum, kewirausahaan, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Melalui kehadiran Gekrafs Kalbar dalam agenda ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara dunia akademik, pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Polresta Pontianak Gelar Lomba Hafalan Surah Al-Qur’an, Juara Pertama Berhadiah Umrah

30 Juni 2026 - 07:41 WIB

Satukata Podcast dan Sekber Satukata Resmi Beroperasi, Jadi Wadah Kolaborasi Jurnalis dan Pegiat Media Sosial

29 Juni 2026 - 07:17 WIB

HWCI Kalbar dan Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Teken MoU untuk Penguatan Kemanusiaan, Advokasi, dan Perlindungan Masyarakat

29 Juni 2026 - 07:14 WIB

Pencarian ABK Terjun dari Kapal di Pontianak Barat Berakhir, Korban Ditemukan Meninggal Dunia

29 Juni 2026 - 07:04 WIB

Distrik Muda Teguhkan Komitmen, Hadirkan Ruang Tumbuh bagi Generasi Muda

21 Juni 2026 - 09:18 WIB

Trending di Pontianak