Menu

Mode Gelap
Densus 88 Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar “Refleksi Kebangsaan Ramadhan” Guna Tangkal Radikalisme Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme Dukung Aturan Pemerintah Pusat Terkait Pembatasan Medsos Anak, Kesbangpol Kubu Raya Siap Kawal Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Lemahnya Self-Regulation dan Normalisasi Kebiasaan Menunda Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Ramah Kapuas Hulu ​Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Bendahara Umum PSI Kunjungi Sejumlah Pesantren

Berita Kalbar

PMII Kalbar Gelar Aksi “PMII Kalbar Menggugat”, Desak Kejati Usut Dugaan Kasus Korupsi

badge-check


					PMII Kalbar Gelar Aksi “PMII Kalbar Menggugat”, Desak Kejati Usut Dugaan Kasus Korupsi Perbesar

Gagasankalbar.com — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar, Jumat (7/11/2025). Aksi bertajuk “PMII Kalbar Menggugat” tersebut menjadi sorotan tajam terhadap lemahnya penegakan hukum di daerah, terutama terkait pengusutan kasus-kasus dugaan korupsi yang dinilai jalan di tempat.

Massa aksi memulai long march dari Taman Digulis sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa berbagai spanduk dan poster berisi seruan moral serta tuntutan keadilan. Mereka kemudian bergerak menuju Kantor Kejati Kalbar sambil meneriakkan yel-yel perjuangan mahasiswa dan menyerukan agar Kejati bertindak tegas terhadap para pelaku korupsi di Kalimantan Barat.

Aksi tersebut diikuti oleh kader PMII dari berbagai cabang se-Kalimantan Barat, termasuk PMII Cabang Kubu Raya. Namun, hingga aksi berakhir sekitar pukul 16.00 WIB, Kepala Kejati Kalbar tak kunjung menemui massa.

Koordinator aksi, Muhammad Isromi, menyampaikan kekecewaannya atas sikap Kejati yang dinilai menutup diri terhadap aspirasi mahasiswa.

“Kami sangat kecewa dengan Kejati Kalbar karena tidak ada satupun pimpinan yang menemui kami. Kepala Kejati pun enggan keluar untuk berdialog,” tegas Isromi di sela-sela aksi.

Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk kepedulian PMII terhadap nasib penegakan hukum di Kalimantan Barat, terutama dalam hal pemberantasan korupsi yang dinilai masih belum maksimal.

“Kami menuntut Kejati agar serius mengusut tuntas kasus-kasus korupsi di Kalimantan Barat. Jika aspirasi ini tidak digubris, kami pastikan akan turun kembali dengan jumlah massa yang lebih besar,” ujarnya.

Aksi yang berlangsung damai itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Meski tidak ada dialog langsung dengan pihak Kejati, para peserta aksi menegaskan bahwa perjuangan mereka belum berakhir dan akan terus mengawal penegakan hukum di Kalimantan Barat hingga adanya langkah nyata dari aparat penegak hukum.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

​Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Bendahara Umum PSI Kunjungi Sejumlah Pesantren

7 Maret 2026 - 15:05 WIB

Buka Puasa Bersama REI Kalbar dan Perbankan Perkuat Sinergi Pembiayaan Perumahan

5 Maret 2026 - 02:07 WIB

Mahasiswa Kalbar Suarakan Delapan Tuntutan dalam Aksi “Kalbar Menggugat” di DPRD Provinsi

26 Februari 2026 - 16:02 WIB

Mahasiswa Se-Kalbar Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Norsan–Krisantus, Soroti IPM

26 Februari 2026 - 10:47 WIB

FOMDA Kalbar Soroti Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Dorong Fase Akselerasi

24 Februari 2026 - 14:40 WIB

Trending di Berita Kalbar