Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Pontianak

Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif

badge-check


Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif Perbesar

Gagasankalbar.com – Peran pemuda dinilai sangat strategis dalam melawan penyebaran konten radikal dan provokatif di ruang digital. Untuk memperkuat peran tersebut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak menggelar kegiatan Sosialisasi dan Literasi Media Penguatan Kolaborasi Pengawasan Penyiaran bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat.

Kegiatan ini diselenggarakan di Pondopo Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Rabu malam, 21 Januari 2026. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kepolisian, organisasi kepemudaan, serta perwakilan lembaga penyiaran.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa paham radikal dan konten provokatif perlu diawasi secara bersama-sama agar tidak mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif, namun juga membuka ruang bagi penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

“Paham radikal ini bisa kita awasi bersama supaya tidak mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Pontianak, Zean Novrian, menyampaikan harapannya agar pemuda tidak hanya menjadi penikmat media, tetapi mampu berperan aktif sebagai agen literasi. Ia menekankan pentingnya kemampuan pemuda dalam menyaring informasi, memahami konten yang dikonsumsi, serta menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemuda jangan hanya menjadi penikmat media. Pemuda harus menjadi agen literasi yang mampu menyaring informasi, melawan konten radikal dan provokatif, serta menjaga nilai persatuan di tengah derasnya arus informasi,” kata Zean.

Melalui kegiatan ini, KNPI Pontianak bersama KPID Kalimantan Barat berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan penyiaran, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya literasi media sebagai benteng utama dalam mencegah penyebaran konten yang berpotensi memecah belah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

5 Juni 2026 - 09:30 WIB

Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah

5 Juni 2026 - 09:25 WIB

Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

4 Juni 2026 - 08:45 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Hadiri dan Buka OKK ke-V PWI Kalbar di Pontianak

4 Juni 2026 - 08:34 WIB

Ustadz Derry Sulaiman Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak

2 Juni 2026 - 20:37 WIB

Trending di Pontianak