Penolakan Milad Muhammadiyah di Sampang Tuai Keprihatinan, Pemuda Muhammadiyah Kalbar: Jangan Terulang di Daerah Lain - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
FH UM Pontianak Gelar Rapat Senat Terbuka Yudisium 2026 Semangat Kartini Hidup dalam Jiwa Advokat Perempuan, Perjuangan Nyata di Ruang Sidang Sidang Lanjutan Kasus Herman Alias Pak Usu Masuki Agenda Pledoi di PN Mempawah Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi UMP Gelar Yudisium, 94 Mahasiswa Resmi Lulus Semangat Hari Kartini, Mahasiswa Didorong Terus Suarakan Kesetaraan Kejuaraan Futsal Mahasiswa Kalimantan Barat 2026 Resmi Ditutup, Untan Raih Juara

Berita Kalbar

Penolakan Milad Muhammadiyah di Sampang Tuai Keprihatinan, Pemuda Muhammadiyah Kalbar: Jangan Terulang di Daerah Lain

badge-check


					Penolakan Milad Muhammadiyah di Sampang Tuai Keprihatinan, Pemuda Muhammadiyah Kalbar: Jangan Terulang di Daerah Lain Perbesar

Gagasankalbar.com — Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Barat (PWPM Kalbar) Ajie Kurniawan, menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Sampang yang menolak pelaksanaan puncak peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di pendopo Trunojoyo milik daerah.

Peristiwa tersebut dinilai menunjukkan ketidakmampuan pemerintah daerah dalam mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat.

Menurutnya, Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang telah lama dan konsisten berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Muhammadiyah adalah ormas yang sejak awal berdiri konsisten menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan. Sangat disayangkan jika pemerintah daerah justru tidak mampu mengakomodir kepentingan masyarakat secara adil,” tegas Ajie, Kamis (18/12/2025).

Ia menilai, pemerintah daerah seharusnya bersikap inklusif dan profesional dalam memberikan pelayanan publik, terlebih terhadap kegiatan keagamaan dan sosial yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah mestinya hadir sebagai pengayom seluruh elemen masyarakat, bukan sebaliknya. Penolakan seperti ini berpotensi melukai rasa keadilan dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

PWPM Kalbar lanjut ajie, juga menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi daerah lain.

Ia berharap seluruh kepala daerah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat, dapat menjaga ruang kebersamaan dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh organisasi kemasyarakatan.

“Kami berharap peristiwa serupa tidak terjadi di daerah lain, khususnya di Kalimantan Barat. Pemerintah daerah harus menjamin ruang kebersamaan dan tidak ada kelompok masyarakat yang merasa dipinggirkan,” tambahnya.

Ia menegaskan, Pemuda Muhammadiyah Kalbar akan terus berkomitmen mendorong dialog, toleransi, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berkeadilan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang secara mendadak menolak memberikan izin penggunaan Pendopo Trunojoyo sebagai lokasi acara puncak, Selasa (16/12/2025).

Keputusan penolakan tersebut disampaikan hanya sehari sebelum pelaksanaan agenda puncak Milad. Padahal sebelumnya, pendopo resmi milik pemerintah daerah itu telah direncanakan sebagai pusat kegiatan dan dijadwalkan akan dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sampang, M. Soleh, menyampaikan kekecewaannya atas keputusan Pemkab Sampang yang dinilai tidak memiliki dasar yang kuat dan disampaikan secara tiba-tiba. Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur perizinan telah dipenuhi jauh hari sebelum hari pelaksanaan.

“Kami sudah mengajukan izin dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan Pemkab. Sampai H-3 tidak ada persoalan. Namun secara tiba-tiba kami dipanggil dan diberi tahu bahwa pendopo tidak bisa digunakan,” ujar Soleh, Senin (15/12/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GMNI Kalbar Apresiasi Musrenbang Pemprov Kalbar yang Libatkan Masyarakat dan Pemuda

21 April 2026 - 16:00 WIB

FOMDA Kalbar Soroti Lambannya Penanganan Teror Beruntun di Air Upas

21 April 2026 - 15:40 WIB

Ketua Umum HMI Cabang Pontianak Angkat Suara: Kekerasan terhadap Nafila Tidak Bisa Ditoleransi

17 April 2026 - 14:15 WIB

Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan

15 April 2026 - 17:32 WIB

Bawaslu Kalbar Hadirkan Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah, Perkuat Literasi Demokrasi

15 April 2026 - 17:20 WIB

Trending di Berita Kalbar