Penampilan Paduan Suara SD Maytreawira Ketapang Memukau Kegiatan KREASI MU Ketapang - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Ketapang

Penampilan Paduan Suara SD Maytreawira Ketapang Memukau Kegiatan KREASI MU Ketapang

badge-check


Penampilan Paduan Suara SD Maytreawira Ketapang Memukau Kegiatan KREASI MU Ketapang Perbesar

Gagasankalbar.com — Penampilan paduan suara inklusi dari SD Maytreawira Ketapang menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian kegiatan KREASI MU Ketapang yang digelar pada jumat , 30 Januari 2026, di Hotel Grand Zuri Ketapang. Dengan penuh semangat, para siswa membawakan Mars Muhammadiyah dan berhasil memukau seluruh peserta yang hadir.

Penampilan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana khidmat dan penuh semangat, tetapi juga menjadi simbol kuat penerapan nilai inklusi dalam dunia pendidikan. Anak-anak tampil percaya diri di atas panggung, menunjukkan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi dan ruang untuk berkarya tanpa dibatasi oleh latar belakang apa pun.

Program Koordinator KREASI MU Ketapang, Santoso Setio, menyampaikan bahwa kehadiran paduan suara dari SD Maytreawira Ketapang merupakan bukti nyata bahwa program KREASI MU bersifat terbuka dan inklusif.

“Penampilan SD Maytreawira Ketapang ini adalah bukti bahwa program KREASI MU terbuka untuk siapa saja, tanpa melihat latar belakang. Kami ingin memastikan bahwa semua sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi,” ujar Santoso.

Lebih lanjut, Santoso menegaskan bahwa tujuan utama KREASI MU adalah berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas, sehingga setiap anak mendapatkan hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, menekankan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta menghargai keberagaman. Menurutnya, pendidikan harus menanamkan nilai toleransi, kebhinekaan, dan persatuan sejak usia dini, mengingat Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat.

Ia juga mengingatkan bahwa egoisme berbasis agama, suku, maupun kelompok perlu dikelola dengan baik agar persatuan Indonesia tetap terjaga. Pendidikan, lanjut Irwan, bukan hanya menjadi tanggung jawab dinas pendidikan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, masyarakat, dan lingkungan.

“Diperlukan kolaborasi horizontal dan vertikal untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. Jika ingin mencapai Indonesia Emas 2045, maka perhatian serius terhadap pendidikan, khususnya di Kabupaten Ketapang, harus dijaga dan diperkuat sejak sekarang,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

14 Juni 2026 - 10:35 WIB

KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

13 Juni 2026 - 10:38 WIB

Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang

13 Juni 2026 - 10:31 WIB

Muhammad Hakiki Ajukan PK ke Mahkamah Agung: Menyoal Kriminalisasi Hak Milik dan Kekeliruan Penerapan Pasal 362 KUHP dalam Putusan PN Ketapang

11 Juni 2026 - 01:57 WIB

KPU Sampaikan Usulan Calon Pengganti Antarwaktu (PAW) secara cepat dan berkepastian hukum

10 Juni 2026 - 05:04 WIB

Trending di Ketapang