Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Kubu Raya

Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme

badge-check


Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme Perbesar

Gagasankalbar.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan apresiasi tinggi kepada Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kubu Raya atas inisiatifnya menyelenggarakan kegiatan “Refleksi Kebangsaan Ramadhan”.

Acara yang mengusung tema “Peran Strategis Pemuda dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Kejahatan Siber di Era Digital” ini digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026, bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Kubu Raya.

​Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya Amini Maros, yang hadir mewakili Bupati Kubu Raya, menyampaikan harapan besar pemerintah daerah terhadap kiprah organisasi kepemudaan.

​”Kami dari pemerintah daerah berharap pemuda-pemuda ini menjadi garda terdepan dalam rangka mencegah intoleransi, radikalisme, bahkan ekstremisme, terorisme, dan kejahatan siber,” tegas Amini Maros dalam memberikan pernyataannya di hadapan awak media.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi Kabupaten Kubu Raya saat ini sangat kondusif, aman, dan damai. Namun, ia mengingatkan bahwa masyarakat Kubu Raya sangat heterogen, terdiri dari sedikitnya 17 etnis. Oleh karena itu, toleransi dan sikap saling menghargai antar suku maupun agama mutlak diperlukan sebagai perekat sosial.

​Pemerintah mewanti-wanti agar bibit-bibit intoleransi dan radikalisme tidak diberi ruang untuk tumbuh subur di wilayah tersebut. Pemuda didorong untuk menjadi tameng yang kuat dan mampu mengajak masyarakat serta keluarga terdekat untuk menolak paham-paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

​Sebagai fondasi pertahanan dari ideologi yang menyimpang, Kepala Kesbangpol juga menekankan pentingnya menanamkan Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan menanamkan empat pilar; pertama itu Pancasila, kemudian Undang-Undang Dasar 45, kemudian kita NKRI Harga Mati, dan terakhir pelaksanaan bagaimana kita mengimplementasikan Bhinneka Tunggal Ika di tempat kita masing-masing,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu

5 Juni 2026 - 09:28 WIB

Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026

3 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya

1 Juni 2026 - 06:59 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa

1 Juni 2026 - 06:55 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Kubu Raya Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sultan Hamid II

1 Juni 2026 - 06:53 WIB

Trending di Kubu Raya