Milad Muhammadiyah ke-113: PWM Kalbar Gelar Seminar dan Bedah Buku "Surya di Khatulistiwa" - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Gemawan Perkuat Tata Kelola Hutan Desa melalui Lokakarya Penyusunan SOP dan Penguatan Kelembagaan LPHD Riam Piyang Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026 Kritik Dibalas Kritik: Tiga Bulan yang Terlalu Mahal untuk Demokrasi Ustadz Derry Sulaiman Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak Tim SAR Gabungan Cari Pemancing Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas, Tayan Hilir

Kalimantan Barat

Milad Muhammadiyah ke-113: PWM Kalbar Gelar Seminar dan Bedah Buku “Surya di Khatulistiwa”

badge-check


Milad Muhammadiyah ke-113: PWM Kalbar Gelar Seminar dan Bedah Buku “Surya di Khatulistiwa” Perbesar

Gagasankalbar.com – Dalam rangka memeriahkan Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Pontianak menggelar seminar dan bedah buku berjudul “Surya di Khatulistiwa: Sejarah Muhammadiyah Kalimantan Barat 1925–1949”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak pada Selasa, 18 November 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, para dosen Universitas Muhammadiyah Pontianak, serta warga dan simpatisan Muhammadiyah dari berbagai daerah. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusias, mengingat buku yang dibedah mengangkat sejarah penting perjalanan Muhammadiyah di Kalimantan Barat sejak masa awal berdirinya.

Penulis buku Surya di Khatulistiwa, Mohammad Rikaz Prabowo, turut hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan alasan kuat di balik penulisan buku tersebut.

“Alasan saya menulis buku ini karena saya tertarik dengan sejarah. Muhammadiyah memiliki peranan penting dalam pergerakan kebangsaan di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa karyanya merupakan bentuk pengabdian kepada Muhammadiyah. “Selain itu, saya ingin mengabdikan bakti saya kepada Muhammadiyah, karena saya tergabung di PWM sehingga harus memberikan sumbangsih. Ini juga merupakan program MPI untuk menghadirkan buku-buku sejarah Muhammadiyah,” tambahnya.

Rikaz juga berpesan kepada para peserta agar terus menjaga semangat gerakan Muhammadiyah. “Tetap bersemangat, tetap hidupkan Muhammadiyah. Jangan lupakan jasa para perintis Muhammadiyah di Kalimantan Barat. Muhammadiyah bisa sebesar ini karena para perintis yang mengajarkan nilai-nilai dan suri teladan yang sangat positif,” tuturnya.

Kegiatan seminar dan bedah buku ini menjadi salah satu rangkaian penting Milad Muhammadiyah ke-113 di Kalimantan Barat. Selain memperkaya wawasan sejarah, acara ini diharapkan dapat menguatkan kembali semangat gerakan dan pengabdian Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang berkemajuan. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEM Untan dan Elemen Masyarakat Aksi di Kantor Gubernur Kalbar, Soroti Ketimpangan Buruh dan Pendidikan

4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Jaringan Rumah Diskusi Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi”, Puluhan Pemuda Pontianak Serukan “Papua Bukan Tanah Kosong”

20 April 2026 - 12:54 WIB

Masjid Raya Mujahidin Pontianak Gelar I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadan, Remaja Mujahidin Siapkan 1.000 Porsi Sahur

13 Maret 2026 - 01:19 WIB

Fenty Noverita Soroti 2.548 Anak Putus Sekolah di Kalbar, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

12 Februari 2026 - 09:11 WIB

Opini Hukum: Akhlakul Karimah sebagai Fondasi Penegakan Hukum

7 Januari 2026 - 13:52 WIB

Trending di Kalimantan Barat