Menu

Mode Gelap
Musyawarah Daerah V King Rattle Club Indonesia Digelar di Pontianak Drama Cina Jadi Hiburan Favorit Bapak-Bapak Saat Waktu Senggang, Fenomena Unik yang Kian Mengemuka Pencarian Hari ke-7 Nuriman di Perairan Karang Anyar Dihentikan, Korban Dinyatakan Hilang HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban” Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Ladang, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

Ketapang

Mahasiswa STAI Al-Haudl Ketapang Berkolaborasi dengan Puskesmas Pesaguan Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Penyuluhan NAPZA

badge-check


					Mahasiswa STAI Al-Haudl Ketapang Berkolaborasi dengan Puskesmas Pesaguan Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Penyuluhan NAPZA Perbesar

Gagasankalbar.com – Mahasiswa STAI Al-Haudl Ketapang yang menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Pesaguan Kanan bekerja sama dengan Puskesmas Pesaguan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan serta penyuluhan bahaya NAPZA dan tantangan belajar di era digital yang bertempat di SMP Negeri 1 Kecamatan Matan Hilir Selatan, pada Kamis (8/1).

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Puskesmas Pesaguan, Ibu drg. Tiomida Sartika Andryani, yang menyampaikan menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan, lingkungan sosial, dan masa depan generasi muda, paparnya

Selain penyuluhan NAPZA, mahasiswa KKL STAI Al-Haudl Ketapang turut berperan aktif dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan serta penyampaian materi terkait tantangan belajar di era digital.

Ketua Kelompok KKL Desa Pesaguan Antoni, menyampaikan bahwa penggunaan gawai dan media sosial secara berlebihan dapat berdampak pada menurunnya minat belajar, ketidakstabilan emosi, serta perubahan sikap dan akhlak terhadap orang tua dan guru, yang berpotensi mengarah pada salah pergaulan dan perilaku menyimpang, terangnya

Antoni Menambahkan Kedepannya, mahasiswa KKL STAI Al-Haudl Ketapang berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan penyuluhan serupa secara berkelanjutan di berbagai jenjang pendidikan formal mulai dari SD, SMP, SMA hingga pondok pesantren, cetusnya

“Program ini dirancang sebagai upaya preventif dan edukatif untuk membentuk generasi muda yang sehat secara fisik dan mental, cerdas dalam menyikapi perkembangan teknologi, serta memiliki karakter dan akhlak yang baik terhadap orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat”, tegasnya

Menurut Antoni, kegiatan ini mendapat respon dan antusiasme dari siswa, dan diharapkan peserta didik dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi NAPZA, serta mampu menghadapi tantangan di era digital dengan bijak dan bertanggung jawab, harapnya

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKL STAI Al-Haudl Ketapang berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan pembentukan karakter generasi muda khususnya di Desa Pesaguan Kanan, tutup Antoni

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Ladang, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

15 Januari 2026 - 09:41 WIB

STAI Al-Haudl Ketapang Perkuat Literasi dan Daya Saing Mahasiswa

19 Desember 2025 - 13:19 WIB

Refleksi dan Evaluasi Implementasi Program KREASI Kabupaten Ketapang Tahun 2025

14 Desember 2025 - 14:47 WIB

KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong

10 Desember 2025 - 16:30 WIB

Desa Belaban Gelar Gawik Kacik ke-3, Tradisi Adat Dayak yang Terus Dijaga dan Dihidupkan

9 Desember 2025 - 05:07 WIB

Trending di Ketapang