Gagasankalbar.com – Pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sekadau melakukan kunjungan ke Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sekadau pada Senin, 3 November 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti dan meminta penjelasan terkait pemberitaan di media daring borneotribun.com yang dinilai menimbulkan kesalahpahaman publik.
Pemberitaan tersebut menyebutkan bahwa Bawaslu Sekadau melakukan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif pada acara Pengukuhan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sekadau yang digelar pada 25 Oktober 2025 di Rumah Melayu Sekadau. Namun, menurut PDPM Sekadau, informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
Dalam klarifikasinya, PDPM menjelaskan bahwa Ketua Bawaslu Sekadau hanya hadir sebagai tamu undangan dan tidak melakukan kegiatan sosialisasi, memberikan materi, maupun menyampaikan ajakan kepada Pemuda Muhammadiyah untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif sebagaimana tertulis dalam pemberitaan.
“Pemberitaan itu terkesan mengandung klaim sepihak karena belum ada kesepakatan atau kerja sama resmi antara kedua belah pihak,” ujar Sekretaris PDPM Sekadau, Aryanta Maisyah, dalam kesempatan audiensi.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya meluruskan informasi, Bawaslu Sekadau bersama PDPM Sekadau bersepakat menggelar audiensi terbuka di Kantor Bawaslu Sekadau. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh rasa saling menghargai.
Kesepakatan Bersama
Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan pemberitaan ini secara baik dan kekeluargaan.
PDPM Sekadau menyambut baik langkah klarifikasi dari Bawaslu dan berharap komunikasi serta koordinasi antar lembaga dapat terus terjaga.
Disepakati pentingnya sinergi antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan dalam mendorong partisipasi politik yang cerdas, netral, dan beretika. Pemuda Muhammadiyah secara resmi membuka ruang kerja sama dengan Bawaslu untuk kegiatan ke depan, baik dalam bentuk menghadiri kegiatan Bawaslu maupun memberikan ruang sosialisasi dalam kegiatan PDPM.
PDPM Sekadau juga mengundang Bawaslu untuk hadir dalam kegiatan pengajian rutin Pemuda Muhammadiyah sekaligus memberikan sosialisasi terkait pengawasan partisipatif kepada kader muda Muhammadiyah.
Penutup
Audiensi antara PDPM Sekadau dan Bawaslu Kabupaten Sekadau berjalan lancar serta menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi dan menghindari kesalahpahaman di masa mendatang.
Kedua pihak bersepakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjaga kondusivitas demokrasi di Kabupaten Sekadau.
Sekretaris PDPM Sekadau, Aryanta Maisyah, menegaskan, “Kami berharap miskomunikasi yang sempat terjadi antara Bawaslu Sekadau dan PDPM Sekadau tidak akan terulang di kemudian hari. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk memperkuat komunikasi dan mempererat tali silaturahmi. Kami juga berharap ke depan terjalin kerja sama yang harmonis antara kedua pihak demi terciptanya sinergi positif dalam menjaga demokrasi dan kehidupan berorganisasi yang kondusif di Kabupaten Sekadau.” tutupnya. *(Ewok)










