KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Belukar, Pebisnis Modal Liur yang Lebih Lincah dari Sales Asuransi IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren Bukan Salahmu Menjadi Perempuan: Sebuah Refleksi tentang Perempuan dan Kesetaraan KKM Kelompok 23 FISIP UNTAN Gelar Program “Aku Punya Mimpi” di SDN 04 Sepatah 30 Petani JARINGPEDAS Mempawah Perkuat Kapasitas Model Bisnis dan Pengelolaan Keuangan Usaha Polresta Pontianak Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling, Dua Tersangka Ditangkap

Ketapang

KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong

badge-check


KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong Perbesar

Gagasankalbar — Tim KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menggelar kegiatan praktik penerapan pendidikan perubahan iklim dengan metode Project Based Learning (PjBL) di SD Negeri 16 Benua Kayong, Kecamatan Benua Kayong. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan pemahaman lingkungan bagi siswa sejak usia dini, sekaligus pendampingan bagi sekolah-sekolah terpilih dalam program KREASI.

Rangkaian kegiatan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, meliputi penyerahan tong sampah, poster edukasi perubahan iklim beserta frame akrilik, serta bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan sekolah. Selain itu, dilakukan pula penanaman pohon bersama dan penyampaian materi pengenalan perubahan iklim oleh perwakilan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

*Sambutan Kepala Sekolah*
Kepala SD Negeri 16 Benua Kayong, Hosna, menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya sekolah mereka sebagai lokasi pelaksanaan program.

“Pada hari ini, sekolah kita menjadi tempat pelaksanaan kegiatan bersama Tim Kreasi dalam acara Perubahan Iklim yang nantinya akan disampaikan oleh para narasumber. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian, serta anak-anak semua, di tempat yang sederhana ini,” ujarnya.

*Penjelasan Program dari KREASI*
Program Koordinator KREASI, Santoso Setio, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari capaian program pada tahun pertama. Dari enam sekolah terpilih, SD Negeri 16 Benua Kayong menjadi salah satu yang mendapatkan pendampingan khusus.

“Dari enam sekolah yang terpilih, salah satunya adalah SD 16 Benua Kayong, selain SD 18 Delta Pawan dan beberapa sekolah lainnya. Salah satu indikator penilaian kami adalah video praktik pembelajaran yang dikirimkan para guru terkait pendidikan perubahan iklim,” jelasnya.

Santoso juga menambahkan bahwa salah satu guru SD 16 Benua Kayong, Isnawati Kurniawati, dinilai memiliki video praktik pembelajaran terbaik sehingga sekolah ini dipilih sebagai sekolah dampingan.

“Hari ini kami hadir untuk memberikan penguatan pemahaman pendidikan perubahan iklim sejak dini kepada anak-anak. Sebagai bentuk dukungan, kami akan menyerahkan beberapa fasilitas, di antaranya tong sampah dan poster edukasi,” tambahnya.

*Apresiasi Dinas Perumahan, Permukiman & Lingkungan Hidup Perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman,dan Lingkungan Hidup* Kabupaten Ketapang, Irwandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif KREASI dalam membantu pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Kreasi yang telah membantu pelaksanaan pembelajaran lingkungan hidup di sekolah. Saat ini kami memang belum sepenuhnya dapat mencakup pendidikan lingkungan hidup ke seluruh sekolah karena keterbatasan sumber daya manusia dan kendala lainnya. Oleh karena itu, kolaborasi seperti ini sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang kini dampaknya terasa hingga ke tingkat lokal, sehingga pendidikan sejak dini sangat penting.

Penanaman Pohon dan Edukasi Lingkungan
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar sekolah sebagai bentuk aksi nyata mitigasi perubahan iklim. Siswa, guru, dan tim KREASI bersama-sama melakukan penanaman sambil diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa terhadap isu perubahan iklim sekaligus membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini, sejalan dengan tujuan KREASI untuk menciptakan generasi yang melek lingkungan dan mampu berkontribusi dalam upaya pelestarian alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan

12 Juli 2026 - 09:45 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

12 Juli 2026 - 09:43 WIB

Muhammad Hakiki Soroti Dugaan Persoalan Perizinan PT Hungarindo Persada

3 Juli 2026 - 01:06 WIB

Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang

2 Juli 2026 - 07:29 WIB

Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat

25 Juni 2026 - 16:05 WIB

Trending di Ketapang