KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
IMABA KALBAR Gelar Pelatihan Kebendaharaan, Dorong Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Profesional Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang di Ketapang dalam Keadaan Selamat PWM Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Perluas Perlindungan Pekerja Amal Usaha Muhammadiyah SatuMu Jadi Instrumen Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Kalbar Tanamkan Nilai Pancasila, Yayasan Sepakat Hadirkan Motivasi bagi Anak Binaan LPKA Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019.

Ketapang

KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong

badge-check


KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong Perbesar

Gagasankalbar — Tim KREASI Ketapang Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menggelar kegiatan praktik penerapan pendidikan perubahan iklim dengan metode Project Based Learning (PjBL) di SD Negeri 16 Benua Kayong, Kecamatan Benua Kayong. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan pemahaman lingkungan bagi siswa sejak usia dini, sekaligus pendampingan bagi sekolah-sekolah terpilih dalam program KREASI.

Rangkaian kegiatan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, meliputi penyerahan tong sampah, poster edukasi perubahan iklim beserta frame akrilik, serta bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan sekolah. Selain itu, dilakukan pula penanaman pohon bersama dan penyampaian materi pengenalan perubahan iklim oleh perwakilan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI).

*Sambutan Kepala Sekolah*
Kepala SD Negeri 16 Benua Kayong, Hosna, menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya sekolah mereka sebagai lokasi pelaksanaan program.

“Pada hari ini, sekolah kita menjadi tempat pelaksanaan kegiatan bersama Tim Kreasi dalam acara Perubahan Iklim yang nantinya akan disampaikan oleh para narasumber. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian, serta anak-anak semua, di tempat yang sederhana ini,” ujarnya.

*Penjelasan Program dari KREASI*
Program Koordinator KREASI, Santoso Setio, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari capaian program pada tahun pertama. Dari enam sekolah terpilih, SD Negeri 16 Benua Kayong menjadi salah satu yang mendapatkan pendampingan khusus.

“Dari enam sekolah yang terpilih, salah satunya adalah SD 16 Benua Kayong, selain SD 18 Delta Pawan dan beberapa sekolah lainnya. Salah satu indikator penilaian kami adalah video praktik pembelajaran yang dikirimkan para guru terkait pendidikan perubahan iklim,” jelasnya.

Santoso juga menambahkan bahwa salah satu guru SD 16 Benua Kayong, Isnawati Kurniawati, dinilai memiliki video praktik pembelajaran terbaik sehingga sekolah ini dipilih sebagai sekolah dampingan.

“Hari ini kami hadir untuk memberikan penguatan pemahaman pendidikan perubahan iklim sejak dini kepada anak-anak. Sebagai bentuk dukungan, kami akan menyerahkan beberapa fasilitas, di antaranya tong sampah dan poster edukasi,” tambahnya.

*Apresiasi Dinas Perumahan, Permukiman & Lingkungan Hidup Perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman,dan Lingkungan Hidup* Kabupaten Ketapang, Irwandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif KREASI dalam membantu pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Kreasi yang telah membantu pelaksanaan pembelajaran lingkungan hidup di sekolah. Saat ini kami memang belum sepenuhnya dapat mencakup pendidikan lingkungan hidup ke seluruh sekolah karena keterbatasan sumber daya manusia dan kendala lainnya. Oleh karena itu, kolaborasi seperti ini sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang kini dampaknya terasa hingga ke tingkat lokal, sehingga pendidikan sejak dini sangat penting.

Penanaman Pohon dan Edukasi Lingkungan
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di sekitar sekolah sebagai bentuk aksi nyata mitigasi perubahan iklim. Siswa, guru, dan tim KREASI bersama-sama melakukan penanaman sambil diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa terhadap isu perubahan iklim sekaligus membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini, sejalan dengan tujuan KREASI untuk menciptakan generasi yang melek lingkungan dan mampu berkontribusi dalam upaya pelestarian alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang di Ketapang dalam Keadaan Selamat

8 Juni 2026 - 11:36 WIB

Peringatan Milad ke-29 STAI AL-HAUDL Ketapang: Semarak Lomba & Kebersamaan Tutup Rangkaian Acara

24 Mei 2026 - 11:47 WIB

Program KREASI Tahun Kedua Resmi Diperluas ke 7 Kecamatan

21 Mei 2026 - 22:46 WIB

KREASI Ubah Strategi di Tahun Kedua, Tim fasilitator Daerah Kini Turun Langsung ke Sekolah Pedalaman Kalbar

21 Mei 2026 - 22:44 WIB

Perkuat Pembinaan Al-quran Berkelanjutan dan Santunan Muallaf di Kecamatan Kendawangan

10 Mei 2026 - 12:48 WIB

Trending di Ketapang