Koperasi Merah Putih Bersumber dari Dana Desa, Wamentan: Memberikan Keuntungan Pada Masyarakat  - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kanada Ditahan Imbang Bosnia dan Herzegovina, Kedua Tim Harus Berbagi Poin Amerika Serikat Raih Kemenangan Besar, Bungkam Paraguay 4-1 di Piala Dunia 2026 Bigetron Melaju ke Grand Final MPL ID Season 17, Tumbangkan Geek Fam 4-1 dan Amankan Tiket MSC 2026 KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang Sehat yang Tertunda di Ujung Jalan dan Hak Warga Kalbar atas Akses Kesehatan

Nasional

Koperasi Merah Putih Bersumber dari Dana Desa, Wamentan: Memberikan Keuntungan Pada Masyarakat 

badge-check


Koperasi Merah Putih Bersumber dari Dana Desa, Wamentan: Memberikan Keuntungan Pada Masyarakat  Perbesar

Jakarta, gagasankalbar.com – Pemerintah kembali mendorong terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan, skema pendanaan Koperasi Desa Merah Putih bersumber dari dana desa dan disalurkan lewat mekanisme APBN.

 

Menurut Wamentan Sudaryono, koperasi desa ini akan dibentuk dari tiga sumber, yakni pembentukan koperasi baru, konversi dari koperasi yang sudah berjalan baik, atau revitalisasi koperasi lama yang vakum.

 

Semua bentuk ini dipilih melalui mekanisme musyawarah desa yang diselenggarakan oleh kepala desa bersama warga.

 

Skema pendanaan Koperasi Desa Merah Putih bersumber dari dana desa dan disalurkan lewat mekanisme APBN. Sudaryono menegaskan, skema ini masih dalam tahap finalisasi, namun prinsipnya adalah kehati-hatian fiskal.

 

Sudar Yono menegaskan, skema ini masih dalam tahap finalisasi, namun prinsipnya adalah kehati-hatian fiskal.

 

“Dengan cara kegiatan saya sudah pasti ini, artinya memberikan keuntungan kepada masyarakat desa, maka pembiayaannya itu akan dibiayai oleh APBN dari alokasi dana desa yang dispread selama 10 sampai mungkin sepanjang, mungkin supaya pengurangannya tidak terlalu besar,” Jelasnya dikutip, Minggu (18/05/2025).

 

Kemudian, ia mengutarakan banyak Kepala Desa setuju dan memang banyak manfaatnya.

 

“Tapi dengan benefit yang diterima maka sebagian kami sosialisasi ke banyak kepala desa, banyak diantaranya itu setuju karena memang manfaat benefit lebih besar daripada pengorbanan yang diberikan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bigetron Melaju ke Grand Final MPL ID Season 17, Tumbangkan Geek Fam 4-1 dan Amankan Tiket MSC 2026

13 Juni 2026 - 10:41 WIB

Gugatan Polri di Bawah Kementerian Dicabut, Pemohon Percaya Tim Reformasi Polri

4 Juni 2026 - 08:39 WIB

Tokoh Muda dan Pengusaha Bahas Masa Depan HIPMI di Surabaya

21 Mei 2026 - 22:41 WIB

Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Bersilaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Dukung Krakatau Steel, GMNI Minta Pemerintah Lindungi Industri Baja Nasional

13 Mei 2026 - 11:23 WIB

Trending di Nasional