Kolaborasi Eco Bhinneka & Kemenag Pontianak: Solusi Inklusif Hadapi Krisis Lingkungan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Pontianak

Kolaborasi Eco Bhinneka & Kemenag Pontianak: Solusi Inklusif Hadapi Krisis Lingkungan

badge-check


Kolaborasi Eco Bhinneka & Kemenag Pontianak: Solusi Inklusif Hadapi Krisis Lingkungan Perbesar

Gagasankalbar.com – Eco Bhinneka Muhammadiyah Kalimantan Barat kembali adakan audiensi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pontianak. Pertemuan yang berlangsung akrab ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, H. Ruslan, S.Ag., M.A., serta Kasubbag Ruswandi, S.Si, M.Si.

Dalam dialog hangat tersebut, H. Ruslan, S.Ag., M.A., menyambut baik tawaran kolaborasi sinergis ini. “Program seperti ini sangat baik dan sangat perlu kita sambut. Tugas kita bersama menjaga lingkungan, dan program Eco Bhinneka sudah sejalan dengan sejumlah inisiatif Kemenag,” ujarnya. Keharmonisan dan kerja kolaborasi yang sudah terjalin antara program Eco Bhinneka Muhammadiyah dan inisiatif Kemenag Kota Pontianak dalam merawat lingkungan pun semakin diperkuat.

Krisis iklim kini menjadi ancaman serius dengan dampak luas pada berbagai aspek kehidupan, termasuk keluarga dan kelompok rentan seperti perempuan dan anak muda. Di Pontianak, masalah lingkungan seperti pencemaran air, penumpukan sampah plastik yang belum terkelola baik, dan kerusakan ekosistem gambut telah menimbulkan kekhawatiran serius. Kondisi ini turut meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir, yang pada akhirnya mengancam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak.

Eco Bhinneka Muhammadiyah adalah sebuah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada promosi keberagaman, pelestarian lingkungan, dan penguatan nilai-nilai toleransi di Kalimantan Barat. Bersama para mitra, Eco Bhinneka melaksakan peningkatan kesadaran, pelatihan kapasitas, hingga mendorong aksi bersama masyarakat lintas iman dalam melestarikan lingkungan. Untuk mencapai visi tersebut, Eco Bhinneka Muhammadiyah secara proaktif menjalin dialog dan menguatkan kembali hubungan dengan berbagai pihak, termasuk Kemenag Kota Pontianak.

Merespons tantangan ini, Program Eco Bhinneka Muhammadiyah Kalimantan Barat melalui inisiatif Sekolah Bumi Calon Ibu yang akan segera dilaksanakan melihat potensi besar pada perempuan, khususnya dari kelompok lintas iman, sebagai agen perubahan. Perempuan, sebagai pendidik utama di rumah tangga, memegang peran krusial dalam mengedukasi keluarga tentang pentingnya menjaga lingkungan. Melalui langkah-langkah kecil berbasis keluarga, seperti mengajarkan pola konsumsi yang bijak, mengelola limbah rumah tangga, serta mempraktikkan prinsip keberlanjutan, mereka dapat memberikan dampak signifikan terhadap perubahan perilaku masyarakat.

Lebih lanjut, perempuan lintas iman juga memiliki kemampuan untuk membangun kesadaran dan aksi lingkungan melalui nilai-nilai spiritualitas lintas agama yang mengajarkan keberlanjutan dan penghargaan terhadap alam. Dengan pendekatan yang inklusif dan penuh kasih, perempuan dapat menjadi pemimpin perubahan yang memperjuangkan keadilan lingkungan sekaligus keadilan gender.

Audiensi ini menandai babak baru dalam sinergi antara Eco Bhinneka Muhammadiyah dan Kemenag Kota Pontianak. Regional Manager Eco Bhinneka Kalimantan Barat, Octavia Shinta Aryani, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan dan dukungan positif dari Kemenag Kota Pontianak.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari Kemenag Kota Pontianak. Ini membuktikan bahwa upaya menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang melampaui sekat-sekat, dan kami siap berkolaborasi lebih jauh,” tutur Octavia.

Dengan kesamaan visi dan semangat kolaborasi yang kuat, kedua belah pihak optimis dapat membawa perubahan positif dan signifikan dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, serta membangun keluarga dan masyarakat Pontianak yang lebih tangguh menghadapi tantangan krisis iklim di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Meigi Alrianda Ajukan Justice Collaborator ke LPSK dan Laporkan Sejumlah Oknum Polri ke Mabes Polri

14 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kepengurusan Mangkok Merah Resmi Dilantik, Siap Lestarikan Adat dan Bersinergi Jaga Kondusivitas Kalbar

13 Juni 2026 - 06:39 WIB

Kundori Minta Anggota PWI Kalbar Pahami Kode Etik dan Pertahankan Profesionalisme

12 Juni 2026 - 06:13 WIB

Workshop Gesit Maju Digital Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal

10 Juni 2026 - 03:51 WIB

OKK PWI Kalbar 2026 Perkuat Profesionalisme Wartawan di Era Digital

9 Juni 2026 - 12:15 WIB

Trending di Pontianak