Kelas Jurnalistik JRD, Ruang Alternatif Belajar Pers yang Interaktif dan Inspiratif - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Pontianak

Kelas Jurnalistik JRD, Ruang Alternatif Belajar Pers yang Interaktif dan Inspiratif

badge-check


Kelas Jurnalistik JRD, Ruang Alternatif Belajar Pers yang Interaktif dan Inspiratif Perbesar

Gagasankalbar.com – Suasana akrab dan santai mewarnai pertemuan kedua Kelas Jurnalistik yang diselenggarakan Jaringan Rumah Diskusi (JRD) Kalimantan Barat. Bertempat di Perpustakaan Tanjak Serumpun, Rumah Adat Melayu, kegiatan ini menjadi ruang belajar alternatif yang inspiratif bagi calon jurnalis muda, dengan tema “Kode Etik Jurnalistik dan Kebebasan Pers”.

Dengan peserta duduk lesehan, membawa tumbler dan alat tulis sendiri, suasana diskusi menjadi lebih ramah lingkungan dan interaktif. Kegiatan ini menghadirkan Uun Yuniar, Ketua IJTI Kalbar, yang membagikan pengalaman serta wawasan mendalam tentang dunia jurnalistik.

Bagi banyak peserta, pertemuan ini terasa istimewa. Salah satunya adalah Oliq Syahiknan Nur, pelajar SMAN 11 Pontianak, yang baru pertama kali mengikuti sesi ini. “Saya merasa sangat beruntung. Di sini saya bukan hanya belajar teori, tapi juga termotivasi karena bisa berdiskusi langsung dengan para jurnalis berpengalaman,” tuturnya dengan antusias.

Selain penyampaian materi, sesi diskusi menjadi bagian yang paling dinantikan. Para peserta diajak berbagi pandangan serta bertanya tentang praktik-praktik etis dalam jurnalistik, terutama di era digital yang penuh tantangan informasi.

Ketua Panitia, Aris Ismail, menjelaskan bahwa Kelas Jurnalistik ini dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai dasar profesi jurnalis. “Kami berharap kegiatan ini dapat mencetak jurnalis muda yang profesional dan kritis,” ujarnya.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga bulan Juni mendatang dengan beragam topik menarik dan pemateri berpengalaman, serta diselingi tugas dan kuis untuk menguji pemahaman peserta secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

5 Juni 2026 - 09:30 WIB

Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah

5 Juni 2026 - 09:25 WIB

Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

4 Juni 2026 - 08:45 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Hadiri dan Buka OKK ke-V PWI Kalbar di Pontianak

4 Juni 2026 - 08:34 WIB

Ustadz Derry Sulaiman Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak

2 Juni 2026 - 20:37 WIB

Trending di Pontianak