Jembatan di Ruas Jalan Marau–Air Upas Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh Total Warga Galang Dana Perbaikan Darurat - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
HMI Cabang Pontianak Soroti Dugaan Kekerasan Verbal sebagai Cermin Lemahnya Manajemen SDM SPPG dan Implementasi Kebijakan MBG Sidang Meigi Alrianda: Antara Barang Bukti dan Dugaan Pelanggaran Prosedur Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Sesalkan Dugaan Arogansi terhadap Pegawai Disabilitas Program MBG Kohati Cabang Pontianak: Kecam Keras Kekerasan Verbal terhadap Akuntan Difabel di SPPG Arang Limbung MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan

Ketapang

Jembatan di Ruas Jalan Marau–Air Upas Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh Total Warga Galang Dana Perbaikan Darurat

badge-check


					Jembatan di Ruas Jalan Marau–Air Upas Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh Total Warga Galang Dana Perbaikan Darurat Perbesar

Gagasankalbar.com — Sebuah jembatan di ruas Jalan Marau–Air Upas, tepatnya di Dusun Awatan, Desa Suka Karya, Kecamatan Marau, dilaporkan ambruk pada hari Selasa Insiden tersebut menyebabkan satu unit truk terperosok dan tidak dapat melintas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerusakan jembatan membuat akses transportasi warga terputus total.

Menurut keterangan warga, jembatan tersebut sudah lama menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti retakan serta penurunan struktur. Meski keluhan telah berulang kali disampaikan, perbaikan permanen belum juga dilakukan. Ketika sebuah truk bermuatan sedang melintas, bagian tengah jembatan tidak mampu menahan beban dan akhirnya runtuh.

Akibat ambruknya jembatan ini, arus kendaraan dari dan menuju Air Upas–Marau terhenti. Warga kini harus mencari jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih panjang, sementara sebagian lainnya tidak dapat beraktivitas normal karena akses sepenuhnya lumpuh.

Warga Lakukan Penggalangan Dana Perbaikan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses vital tersebut, masyarakat setempat menginisiasi penggalangan dana untuk perbaikan jembatan. Penggalangan dana dimulai pada 7–8 Desember 2025 dan hingga saat ini telah terkumpul dana sementara sebesar Rp13.500.000.

Heriyadi Wibowo, koordinator sekaligus penanggung jawab donasi, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan warga terhadap lambatnya penanganan kerusakan jembatan.

“Yang melatarbelakangi inisiatif ini adalah keresahan masyarakat terhadap kondisi jembatan yang rusak. Keluhan demi keluhan hanya ditangani ala kadarnya. Saya dan rekan berpikir, kenapa tidak kita galang dana dan berkolaborasi dengan anggaran CSR agar kualitas perbaikannya lebih memadai daripada hanya terus saling menyalahkan,” ujarnya.

Heriyadi juga menyoroti kurangnya respon dari pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan yang beroperasi di sekitar area tersebut.

“Latar belakang lainnya adalah lambatnya penanganan dari pihak terkait maupun perusahaan sekitar, padahal itu urat nadi akses masyarakat. Kami berharap ke depan ada mitigasi yang lebih cepat, dan sebelum kondisinya parah, segera dilakukan perawatan terutama pada titik-titik yang merupakan jalur utama,” tambahnya.

Warga berharap, dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta, perbaikan jembatan dapat segera dilakukan agar aktivitas ekonomi dan mobilitas kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi Wakaf Al-Azhar dan Mitra Lokal Perkuat Literasi Al-Qur’an di Kalbar

13 April 2026 - 10:52 WIB

Pelantikan REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dorong Ekonomi Daerah

13 April 2026 - 09:51 WIB

TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Perkuat Generasi Muda Literasi dengan Membaca

12 April 2026 - 10:53 WIB

STAI Al-Haudl Ketapang Resmi Diserahkan kepada Muhammadiyah

8 April 2026 - 15:20 WIB

KREASI Rampungkan Tahun Pertama di Ketapang, Sinergi Pemda Jadi Kunci Keberhasilan

4 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di Ketapang