Breaking News

Ketapang

Jembatan di Ruas Jalan Marau–Air Upas Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh Total Warga Galang Dana Perbaikan Darurat

badge-check

Jembatan di Ruas Jalan Marau–Air Upas Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh Total Warga Galang Dana Perbaikan DaruratPerbesar

Gagasankalbar.com — Sebuah jembatan di ruas Jalan Marau–Air Upas, tepatnya di Dusun Awatan, Desa Suka Karya, Kecamatan Marau, dilaporkan ambruk pada hari Selasa Insiden tersebut menyebabkan satu unit truk terperosok dan tidak dapat melintas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerusakan jembatan membuat akses transportasi warga terputus total.

Menurut keterangan warga, jembatan tersebut sudah lama menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti retakan serta penurunan struktur. Meski keluhan telah berulang kali disampaikan, perbaikan permanen belum juga dilakukan. Ketika sebuah truk bermuatan sedang melintas, bagian tengah jembatan tidak mampu menahan beban dan akhirnya runtuh.

Akibat ambruknya jembatan ini, arus kendaraan dari dan menuju Air Upas–Marau terhenti. Warga kini harus mencari jalur alternatif yang jaraknya jauh lebih panjang, sementara sebagian lainnya tidak dapat beraktivitas normal karena akses sepenuhnya lumpuh.

Warga Lakukan Penggalangan Dana Perbaikan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses vital tersebut, masyarakat setempat menginisiasi penggalangan dana untuk perbaikan jembatan. Penggalangan dana dimulai pada 7–8 Desember 2025 dan hingga saat ini telah terkumpul dana sementara sebesar Rp13.500.000.

Heriyadi Wibowo, koordinator sekaligus penanggung jawab donasi, menyampaikan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan warga terhadap lambatnya penanganan kerusakan jembatan.

“Yang melatarbelakangi inisiatif ini adalah keresahan masyarakat terhadap kondisi jembatan yang rusak. Keluhan demi keluhan hanya ditangani ala kadarnya. Saya dan rekan berpikir, kenapa tidak kita galang dana dan berkolaborasi dengan anggaran CSR agar kualitas perbaikannya lebih memadai daripada hanya terus saling menyalahkan,” ujarnya.

Heriyadi juga menyoroti kurangnya respon dari pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan yang beroperasi di sekitar area tersebut.

“Latar belakang lainnya adalah lambatnya penanganan dari pihak terkait maupun perusahaan sekitar, padahal itu urat nadi akses masyarakat. Kami berharap ke depan ada mitigasi yang lebih cepat, dan sebelum kondisinya parah, segera dilakukan perawatan terutama pada titik-titik yang merupakan jalur utama,” tambahnya.

Warga berharap, dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta, perbaikan jembatan dapat segera dilakukan agar aktivitas ekonomi dan mobilitas kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketua Pemuda Muhammadiyah Delta Pawan Imbau Warga Waspada Karhutla

16 Agu 2026 - 20:52 WIB

Ketua Pemuda Muhammadiyah Delta Pawan Imbau Warga Waspada Karhutla

Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan

12 Jul 2026 - 09:45 WIB

Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

12 Jul 2026 - 09:43 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

Muhammad Hakiki Soroti Dugaan Persoalan Perizinan PT Hungarindo Persada

3 Jul 2026 - 01:06 WIB

Muhammad Hakiki Soroti Dugaan Persoalan Perizinan PT Hungarindo Persada

Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang

2 Jul 2026 - 07:29 WIB

Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang
Trending di Ketapang