IMM Pontianak Gelar Milad ke-62, Teguhkan Ideologi dan Arah Gerakan Kader - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Jaringan Rumah Diskusi Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi”, Puluhan Pemuda Pontianak Serukan “Papua Bukan Tanah Kosong” Lonjakan Pinjol dan Rendahnya Literasi Keuangan Jadi Ancaman Ekonomi Rumah Tangga INFRASTRUKTUR DI DESA BALAI AGAS MELAWI MEMPRIHATINKAN: GMKI MENDESAK PEMERINTAH SEGERA TINDAK LANJUTI Diskusi Publik Literasi “Literasi Sebagai Pilar Generasi Emas Indonesia 2045” Sukses Terlaksana Sinergi Aparatur, Pemuda, dan Mahasiswa Diperkuat Melalui Edukasi Ketertiban di Kubu Raya IMM Pontianak Gelar Milad ke-62, Teguhkan Ideologi dan Arah Gerakan Kader

Pontianak

IMM Pontianak Gelar Milad ke-62, Teguhkan Ideologi dan Arah Gerakan Kader

badge-check


					IMM Pontianak Gelar Milad ke-62, Teguhkan Ideologi dan Arah Gerakan Kader Perbesar

Gagasankalbar.com — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Pontianak menggelar kegiatan Milad ke-62 pada Sabtu (18/4/2026) di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah gerakan organisasi di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Ketua Cabang IMM Pontianak, Muhammad Sher Khan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad ke-62 IMM merupakan titik refleksi historis sekaligus pijakan strategis bagi IMM Pontianak untuk merekonstruksi dan meneguhkan kembali orientasi perjuangan organisasi.

“Momentum Milad ke-62 ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat ideologi gerakan. Penguatan nilai-nilai dasar IMM harus dimaknai sebagai upaya sistematis dalam membangun kerangka berpikir kritis-transformatif yang berlandaskan Islam berkemajuan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ideologi IMM harus berfungsi sebagai paradigma operasional yang menjiwai seluruh dimensi gerakan kader. Hal tersebut penting agar gerakan tidak terjebak pada simbolisme semata, melainkan terwujud secara konkret dalam sikap etis, integritas personal, serta komitmen kolektif dalam merespons berbagai persoalan umat dan bangsa.

Dalam konteks disrupsi global, krisis identitas, dan kompleksitas sosial kontemporer, IMM Pontianak dituntut untuk tetap eksis sebagai gerakan mahasiswa Islam yang berprinsip, adaptif, serta berorientasi pada kemaslahatan publik.

Lebih lanjut, Sher Khan menekankan pentingnya transformasi gerakan dari yang bersifat reaktif menjadi proaktif, terstruktur, dan berkelanjutan. Menurutnya, IMM Pontianak perlu mengembangkan model gerakan yang integratif antara dimensi intelektual dan praksis sosial.

“Hal ini dapat diwujudkan melalui penguatan kaderisasi berbasis kompetensi, revitalisasi kultur organisasi yang kolaboratif, serta pembangunan jejaring strategis lintas sektor,” jelasnya.

Selain itu, pendekatan advokasi berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan lokal dinilai menjadi instrumen penting agar gerakan IMM tidak hanya relevan secara konseptual, tetapi juga memiliki dampak nyata di tengah masyarakat.

Ke depan, IMM Pontianak diharapkan mampu memainkan peran sebagai aktor intelektual-moral dalam proses transformasi sosial. Pencerahan peradaban, menurut Sher Khan, tidak hanya sebatas produksi pengetahuan, tetapi juga praksis pembebasan yang berlandaskan nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberadaban.

Dengan penguatan literasi kritis, etos keilmuan, serta keberpihakan terhadap kelompok marginal, IMM Pontianak diyakini dapat melahirkan kader-kader unggul yang berintegritas dan berdaya saing.

“Dengan konsistensi ideologis dan akselerasi gerakan yang berkelanjutan, IMM Pontianak berpotensi menjadi kekuatan perubahan yang signifikan, baik di tingkat lokal maupun nasional,” pungkasnya.

Kegiatan Milad ke-62 ini turut dihadiri oleh kader IMM, alumni, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen organisasi dan masyarakat.

Baca Lainnya

Dukung Proses Hukum Kasus Penghinaan Difabel, Agim Nastiar Berikan Support untuk Nafila Putri

18 April 2026 - 17:00 WIB

Kuasa Hukum Desak Pembatalan Status Tersangka Ketua Bawaslu Kota Pontianak

18 April 2026 - 16:57 WIB

Solmadapar Gelar Aksi di Kantor Gubernur, Soroti Kasus Pembakaran Rumah di Air Upas

17 April 2026 - 18:21 WIB

Sidang Meigi Alrianda: Antara Barang Bukti dan Dugaan Pelanggaran Prosedur

16 April 2026 - 06:01 WIB

Kohati Cabang Pontianak: Kecam Keras Kekerasan Verbal terhadap Akuntan Difabel di SPPG Arang Limbung

15 April 2026 - 17:47 WIB

Trending di Pontianak