IMM Kalbar dan IMM Pontianak Gelar Dialog Interaktif “Menelisik Kesehatan Mental dari Perspektif Gender di Era 5.0 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Klarifikasi Terus, Kebijakannya Kapan Diperbaiki? Wilmar Kalimantan Barat Luncurkan “Cantigi Coffee”, Kopi Robusta Petani Pahauman, di Rakor Forum TSLP/CSR Kabupaten Landak Konflik Pertanahan dan Tata Kelola Agraria di Kalimantan Barat Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Promosikan Produk UMKM Kubu Raya di Borneo International Halal Showcase 2026 FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

Pontianak

IMM Kalbar dan IMM Pontianak Gelar Dialog Interaktif “Menelisik Kesehatan Mental dari Perspektif Gender di Era 5.0

badge-check


IMM Kalbar dan IMM Pontianak Gelar Dialog Interaktif “Menelisik Kesehatan Mental dari Perspektif Gender di Era 5.0 Perbesar

Gagasankalbar.com – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Barat bersama IMM Pontianak menggelar kegiatan dialog interaktif dengan tema “Menelisik Kesehatan Mental dari Perspektif Gender di Era 5.0”, pada Kamis (25/9/2025) di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Hj. Eka Nurhayati Ishak selaku Ketua Yayasan Humanity Woman Children Indonesia, dr. Asep Ahmad Saefullah, Direktur RSUD TBSI Kubu Raya, serta Novi Sari, seorang psikolog konsultan.

Ketua panitia, Fitri, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada peserta mengenai isu kesehatan mental dari perspektif gender di era 5.0. Selain itu, acara ini juga diharapkan menjadi wadah untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta menggali solusi bersama terkait permasalahan kesehatan mental.

“Peserta kegiatan berasal dari siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Pontianak, kader IMM se-Kota Pontianak, serta organisasi kepemudaan (OKP) lainnya. Kami berharap melalui kegiatan ini para peserta memperoleh wawasan baru dan perspektif yang lebih luas mengenai hubungan antara gender dan kesehatan mental. Selain itu, kami ingin tercipta jaringan komunikasi dan kolaborasi antar peserta untuk terus melanjutkan diskusi dan aksi nyata pasca acara,” ujar Fitri.

Dialog interaktif ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya mendengarkan paparan para narasumber, tetapi juga aktif berdiskusi dan menyampaikan pandangan mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah tantangan era digital 5.0 yang penuh kompleksitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia

21 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di Pontianak