FOMDA Kalbar Dorong Peran Pemuda Tingkatkan IPM Melalui Layanan Kesehatan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Empat Perguruan Tinggi Kalbar Ikuti Tahap Eliminasi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antrean BBM Kembali Mengular, GMKI Kalbar Desak Pertamina Benahi Distribusi dan Terapkan Barcode Motor Antrean BBM di SPBU Pontianak dan Kubu Raya Ganggu Layanan Ojol, Driver Ojol Minta Pasokan Segera Stabil Guru Sains di Singkawang Dibekali STEM Learning Kit untuk Mitigasi Banjir Karhutla di Kubu Raya Meluas, Petugas Terkendala Sumber Air Raker MAN 2 Pontianak Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Kalbar Dorong Penguatan Komitmen dan Budaya Kerja

Berita Kalbar

FOMDA Kalbar Dorong Peran Pemuda Tingkatkan IPM Melalui Layanan Kesehatan

badge-check


FOMDA Kalbar Dorong Peran Pemuda Tingkatkan IPM Melalui Layanan Kesehatan Perbesar

Gagasankalbar.com – Dalam upaya membangun kesadaran dan kepedulian kaum muda terhadap isu-isu daerah, Federasi Organisasi Mahasiswa Daerah Se-Kalimantan Barat (FOMDA Kalbar) menggelar kegiatan dialog interaktif bertema “Tantangan dan Peran Pemuda dalam Meningkatkan IPM melalui Layanan Kesehatan di Daerah”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, di Cafe 1/2, Pontianak.

Dialog ini menghadirkan berbagai kalangan pemuda dan mahasiswa yang antusias berdiskusi terkait peran strategis generasi muda dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya melalui sektor kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Isu Kesehatan FOMDA Kalbar, Julianti Pramita, menegaskan bahwa peningkatan layanan kesehatan di Kalimantan Barat harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, bukan sekadar pemerataan semata.

“Peningkatan layanan kesehatan di Kalimantan Barat harus berbasis kebutuhan wilayah, bukan sekadar pemerataan. Pemerintah perlu hadir secara kuat untuk memastikan akses layanan kesehatan yang adil, terutama hingga ke daerah terpencil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Julianti juga mendorong keterlibatan aktif pemuda sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Ia menilai, peran pemuda sangat penting melalui edukasi, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor.

“Kami berharap pemuda dapat menjadi penggerak perubahan melalui edukasi, inovasi, dan kolaborasi. Dengan begitu, kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat dan berdampak langsung pada peningkatan IPM daerah,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan rencana strategis bersama yang tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi dapat direalisasikan secara nyata ke depan sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, FOMDA Kalbar berharap dapat menumbuhkan kesadaran kritis serta memperkuat peran pemuda dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya di sektor kesehatan yang menjadi salah satu indikator utama dalam peningkatan IPM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Empat Perguruan Tinggi Kalbar Ikuti Tahap Eliminasi Debat Penegakan Hukum Pemilu

27 Juli 2026 - 23:54 WIB

Antrean BBM Kembali Mengular, GMKI Kalbar Desak Pertamina Benahi Distribusi dan Terapkan Barcode Motor

27 Juli 2026 - 23:48 WIB

Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat

26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Kalau Pengkritik Dianggap “Londo Ireng”, Siapa yang Masih Berani Berkata Benar?

25 Juli 2026 - 00:42 WIB

KABUT ASAP KEMBALI DATANG, GMKI: NEGARA JANGAN HANYA SIBUK MEMADAMKAN API

24 Juli 2026 - 18:53 WIB

Trending di Berita Kalbar