Fenomena curah hujan yang tinggi diakhir tahun dan refleksi mitigasinya di wilayah Jelai Hulu - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
GMNI Kalbar Apresiasi Musrenbang Pemprov Kalbar yang Libatkan Masyarakat dan Pemuda HMI Cabang Kubu Raya Gelar Cek Kesehatan Gratis Jelang LK-II Nasional Semangat Kartini Hidup dalam Dunia Jurnalistik, Jurnalis Perempuan Hadapi Tantangan di Lapangan Peringatan Hari Kartini Jadi Momentum Soroti Peran Perempuan dalam Bidang Hukum Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol, Dorong Pendidikan Politik 2026 Semangat Kartini di Pontianak Terus Hidup, Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Soroti Peran Perempuan Muda dalam Pembangunan

Berita

Fenomena curah hujan yang tinggi diakhir tahun dan refleksi mitigasinya di wilayah Jelai Hulu

badge-check


					Fenomena curah hujan yang tinggi diakhir tahun dan refleksi mitigasinya di wilayah Jelai Hulu Perbesar

GAGASANKALBAR.COM –

Hujan deras yang akhir-akhir ini mengguyur seluruh wilayah Kalimantan Barat, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hal tersebut terjadi dikarenakan beberapa faktor antara lain : Angin Monsun Asia bertiup dari benua Asia menuju Australia, membawa massa udara dingin dan kering. Saat melewati wilayah Indonesia yang hangat dan lembap, massa udara ini menyerap uap air dan membentuk awan hujan, Seruakan dingin (Cold Surge) merupakan fenomena masuknya massa udara dingin dari lintang tinggi (Asia) ke wilayah yang lebih rendah (Indonesia). Fenomena ini dapat memperkuat intensitas Monsun Asia dan menyebabkan peningkatan curah hujan yang signifikan, hingga fenomena (La Nina) penurunan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur. Meskipun dalam intensitas lemah pada tahun 2024, La Nina dapat turut memperkuat potensi cuaca ekstrem di Indonesia, termasuk peningkatan curah hujan.

Dampak dari fenomena alam tersebut salah satunya dirasakan oleh warga di wilayah Desa Pakit, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang. Curah hujan yang tinggi menyebabkan kerusakan yang signifikan terutama pada infrastruktur jalan. Beberapa jalan mengalami kerusakan yang cukup parah, genangan air yang tidak tersalurkan dengan baik menyebabkan jalan becek dan terendam air. Banyak titik di jalan utama harus terputus dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

Mengingat banjir adalah fenomena alam yang sering terjadi di Kalimantan Barat, tentunya hal ini membutuhkan solusi konkrit dari semua pihak. Salah satunya mempersiapkan solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang, seperti : Penyediaan Transportasi Alternatif, Jalur Alternatif, Membentuk pusat komando penanggulangan banjir yang melibatkan berbagai pihak terkait (BPBD, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, dll.) untuk koordinasi yang efektif, Meninggikan ruas jalan yang rawan banjir dengan melakukan pengurukan dan perbaikan drainase, Membangun jembatan atau flyover di titik-titik yang sering terendam banjir, Memperbaiki dan meningkatkan sistem drainase di sepanjang jalan, termasuk pembuatan saluran air yang lebih besar dan pembersihan saluran secara rutin. Dengan implementasi solusi yang komprehensif dan kolaborasi yang baik, diharapkan dampak banjir terhadap akses jalan di Kalimantan Barat dapat diminimalkan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditengah Kondisi Efisiensi Sharon Hadir Beri Solusi Peluang UMKM untuk Kalangan Emak-emak

6 Oktober 2025 - 13:52 WIB

Bawaslu Kubu Raya Kawal Ketat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2025

4 Oktober 2025 - 04:55 WIB

Kecamatan Kuala Mandor B Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Literasi Birokrasi Berbasis Digital

3 Oktober 2025 - 16:28 WIB

DPD Partai Golkar Kubu Raya Gelar Pasar Murah Sambut HUT ke-61

28 September 2025 - 08:02 WIB

Pengkab PERBASI Kubu Raya Hadiri Peringatan Haornas, Ketua Apresiasi Komitmen Bonus Atlet dari Wakil Bupati

26 September 2025 - 12:25 WIB

Trending di Berita