Bupati Kubu Raya Tinjau Operasi Pasar LPG 3 Kg di Sungai Kakap - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Penutupan Milad ke-109, PDA ‘Aisyiyah Kubu Raya Gelar FGD Perlindungan Anak Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Fauzi Purwolaksono Raih Emas di World Para Athletics Grand Prix Tlaxcala 2026 Keberagaman Singkawang: Pilar Persatuan dan Teladan Kerukunan Nasional Kalau Pengkritik Dianggap “Londo Ireng”, Siapa yang Masih Berani Berkata Benar? Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya

Kubu Raya

Bupati Kubu Raya Tinjau Operasi Pasar LPG 3 Kg di Sungai Kakap

badge-check


Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi yang digelar di halaman Kantor Camat Sungai Kakap Perbesar

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi yang digelar di halaman Kantor Camat Sungai Kakap

Gagasankalbar.com – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi yang digelar di halaman Kantor Camat Sungai Kakap, Rabu (28/1/2026). Operasi pasar ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan serta tingginya harga LPG bersubsidi di sejumlah wilayah.

Dalam peninjauan tersebut, Sujiwo menegaskan bahwa operasi pasar menjadi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah potensi gejolak sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, persoalan LPG tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kebutuhan dasar rumah tangga.

“Kita targetkan operasi pasar ini sebanyak 50 ribu tabung LPG. Untuk tahap awal sudah disetujui sekitar 10.640 tabung, dan nanti akan kita ajukan lagi ke Pertamina,” ujar Sujiwo.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk membantu masyarakat kurang mampu dengan memberikan subsidi tambahan secara pribadi. Dalam operasi pasar tersebut, LPG 3 kilogram dijual dengan harga Rp15.000 per tabung dari harga normal Rp18.500.
“Rp3.500 itu saya subsidi dari uang pribadi saya. Supaya apa? Supaya harga stabil dan masyarakat kecil bisa terbantu,” tegasnya.

Sujiwo menjelaskan, sesuai ketentuan, LPG bersubsidi di wilayah dengan jarak di bawah 60 kilometer dari SPBE wajib dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.500 per tabung. Namun, ia mengaku masih menemukan pangkalan yang menjual LPG di atas HET, bahkan mencapai Rp21.000.

“Kalau di sekitar Sungai Kakap, Sungai Raya, Rasau, dan Ambawang, itu harga mati harus Rp18.500. Tidak boleh lebih,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengecualian harga hanya berlaku bagi wilayah dengan jarak di atas 60 kilometer dari SPBE, seperti Kubu, Terentang, Batu Ampar, dan Padang Tikar, dengan perhitungan ongkos angkut serta margin yang telah ditetapkan.

Untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi tepat sasaran, Sujiwo mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah membentuk satuan tugas (satgas) khusus guna mengawasi penyaluran dan mencegah terjadinya penyelewengan.

“Tujuan operasi pasar ini ada tiga. Pertama menstabilkan harga, kedua mencegah kelangkaan, dan ketiga membantu masyarakat yang tidak mampu. Negara harus hadir untuk masyarakat yang lemah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penutupan Milad ke-109, PDA ‘Aisyiyah Kubu Raya Gelar FGD Perlindungan Anak

26 Juli 2026 - 09:31 WIB

Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat

26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Fauzi Purwolaksono Raih Emas di World Para Athletics Grand Prix Tlaxcala 2026

26 Juli 2026 - 09:26 WIB

Karhutla di Kubu Raya Masih Berlangsung, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Rasau Jaya

24 Juli 2026 - 19:01 WIB

Pansus DPRD Kubu Raya Bahas Raperda KTR, Derahman: Bukan Larang Merokok, tetapi Atur Perilaku

24 Juli 2026 - 18:59 WIB

Trending di Kubu Raya