BEM PTMA-I Soroti Keresahan Publik di Tengah Kisruh Gubernur dan Wakil Gubernur - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Berita Kalbar

BEM PTMA-I Soroti Keresahan Publik di Tengah Kisruh Gubernur dan Wakil Gubernur

badge-check


BEM PTMA-I Soroti Keresahan Publik di Tengah Kisruh Gubernur dan Wakil Gubernur Perbesar

Gagasankalbar.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah–‘Aisyiyah Indonesia (BEM PTMA-I) melalui Koordinator Umum Sosial Hukum BEM PTMAI, Muhammad Rizal Amrullah Pada Rabu 10 Desember 2025 menyampaikan keresahan masyarakat terkait dinamika politik yang terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Menurutnya, situasi saat ini menunjukkan kecenderungan para elite bergerak demi kepentingan pribadi, bukan kepentingan publik.

Rizal menilai bahwa perselisihan antara gubernur dan wakil gubernur yang saling melakukan klarifikasi di ruang publik telah menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat. “Hari ini gubernur dan wakil gubernur sibuk saling klarifikasi dan mencari validasi siapa yang benar dan siapa yang salah. Saya rasa masyarakat tidak perlu akan hal ini. Masyarakat tak butuh dramatisasi elite politik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dalam demokrasi yang substansial, diskursus politik seharusnya berfokus pada isu-isu masyarakat, bukan konflik personal para pemimpin. “Elite politik seharusnya berbicara tentang apa yang menjadi pembicaraan masyarakat. Hari ini masyarakat berbicara tentang KUHP yang baru, berbicara tentang IPM Kalbar yang rendah, berbicara tentang tingkat pengangguran di Kalbar yang tinggi,” tegasnya.

Rizal menjelaskan bahwa BEM PTMA-I menilai drama politik yang dipertontonkan oleh elite hanya mengalihkan perhatian dari persoalan-persoalan mendesak yang sebenarnya membutuhkan penyelesaian. “Kami sebagai masyarakat tidak mau diperlihatkan dramatisasi elite politik yang bagi kami sangat tidak penting,” tambahnya.

BEM PTMA-I menyerukan agar Pemerintah Provinsi kembali fokus pada agenda pembangunan, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mereka mengingatkan bahwa kepercayaan publik hanya dapat terjaga apabila pemimpin daerah menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal”

5 Juni 2026 - 09:33 WIB

LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah

31 Mei 2026 - 09:24 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa

24 Mei 2026 - 02:09 WIB

Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

Trending di Berita Kalbar