Aksi Tuntut Penghapusan Tunjangan DPR di Pontianak Ricuh, Mahasiswa Luka dan Ditangkap - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Dialog Multipihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Perubahan Iklim di Kayong Utara DEMA STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Studi Tour ke YIARI, Perdalam Wawasan Konservasi Orangutan Dialog Kebangsaan di Kubu Raya, Habib Jindan Serukan Persatuan Umat dan Harmoni dalam Keberagaman Surplus Produksi, Defisit Kesejahteraan: Namun Petani Indonesia Tetap Kalah di Negeri Sendiri Sharing Time Edisi Muharram: Membangun Kesadaran Moral dan Berpikiran Kritis Distrik Muda Teguhkan Komitmen, Hadirkan Ruang Tumbuh bagi Generasi Muda

Berita Kalbar

Aksi Tuntut Penghapusan Tunjangan DPR di Pontianak Ricuh, Mahasiswa Luka dan Ditangkap

badge-check


Aksi Tuntut Penghapusan Tunjangan DPR di Pontianak Ricuh, Mahasiswa Luka dan Ditangkap Perbesar

Pontianak, – Aksi unjuk rasa menuntut penghapusan tunjangan DPR di depan Gedung DPRD Kalimantan Barat berujung ricuh pada Rabu sore (27/8).

Koordinator Aliansi Kalbar Bergerak, Syarif Falmu, menyayangkan tindakan represif aparat kepolisian terhadap massa aksi. Ia menyebut sejumlah peserta aksi mengalami luka, bahkan ada yang ditangkap.

“Salah satu rekan kami, Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak, mengalami luka serius di bagian kepala akibat tindakan aparat,” ujarnya pada Rabu malam.

Menurut Syarif, kericuhan dipicu oleh tidak terpenuhinya permintaan massa untuk bertemu langsung dengan Ketua DPRD Kalbar. Informasi dari perwakilan DPRD yang hadir juga dinilai simpang siur.

“Awalnya dikatakan Pak Aloy berada di Jakarta, lalu disebut masih di Pontianak, di bandara, dan kemudian dibilang sudah di pesawat,” ungkapnya.

Syarif menegaskan sejak awal pihaknya bersikap kooperatif, namun DPRD dinilai tidak serius merespons tuntutan massa aksi. “Hal itulah yang akhirnya memicu ketegangan dan kericuhan,” tambahnya.

Saat ini, kata Syarif, fokus aliansi adalah membebaskan peserta aksi yang masih ditahan. Namun ia menegaskan gerakan akan terus berlanjut jika tidak ada hasil konkret dari DPR.

“Ketika tidak ada hasil konkret dari pembahasan hari ini dan tanggapan dari DPR, kami akan terus melakukan aksi lebih lanjut,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi DPD REI Kalbar, Kemenkum, dan DJP: Dorong Pengembang Properti Tertib Hukum dan Pajak

12 Juni 2026 - 19:51 WIB

Sinergi BPS dan REI Kalbar, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

12 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kolaborasi REI–PLN Dinilai Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah di Kalbar

12 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pod Getar Diduga Narkoba Jenis Baru Marak Beredar di Kalbar, Sasar Kalangan Anak Muda

10 Juni 2026 - 00:04 WIB

IMABA KALBAR Gelar Pelatihan Kebendaharaan, Dorong Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Profesional

8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Trending di Berita Kalbar