Gagasankalbar.com – Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian Mursal (57), warga yang diduga diterkam buaya saat memancing di perairan Sungai Guntung Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra saat ditemui di Pontianak, Rabu (2/9/2026), mengatakan operasi pencarian telah dilakukan selama tujuh hari dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat korban dibawa oleh buaya.

“Pada hari ketujuh, tim SAR gabungan kembali melaksanakan operasi dengan fokus pada sungai-sungai kecil di sekitar lokasi kejadian yang dicurigai menjadi tempat korban dibawa oleh buaya,” kata Junetra.
Ia menjelaskan, hingga pelaksanaan pencarian berakhir pada Selasa (1/9), tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda maupun informasi yang mengarah pada keberadaan korban.
Pada pukul 17.00 WIB, tim SAR gabungan melakukan evaluasi terhadap seluruh rangkaian operasi pencarian yang telah dilaksanakan selama tujuh hari.
“Berdasarkan hasil evaluasi, tidak ditemukan tanda-tanda maupun informasi yang mengarah pada keberadaan korban. Dengan demikian, operasi SAR dihentikan dengan hasil korban dinyatakan tidak ditemukan,” ujarnya.
Selanjutnya, pada pukul 17.15 WIB, Search Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Adapun korban dalam kejadian tersebut yakni Mursal, laki-laki berusia 57 tahun.
Junetra mengatakan penghentian operasi bukan berarti upaya pencarian terhadap korban sepenuhnya berakhir. Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda atau informasi baru yang berkaitan dengan keberadaan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali.
“Kami akan terus memantau informasi. Jika suatu hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR akan dibuka kembali,” katanya.
Sebelumnya, Mursal dilaporkan diduga diterkam buaya saat memancing di perairan Sungai Guntung Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir perairan dan sungai-sungai kecil di sekitar lokasi kejadian selama tujuh hari.

















Komentar ditutup.