IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren Bukan Salahmu Menjadi Perempuan: Sebuah Refleksi tentang Perempuan dan Kesetaraan KKM Kelompok 23 FISIP UNTAN Gelar Program “Aku Punya Mimpi” di SDN 04 Sepatah 30 Petani JARINGPEDAS Mempawah Perkuat Kapasitas Model Bisnis dan Pengelolaan Keuangan Usaha Polresta Pontianak Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling, Dua Tersangka Ditangkap Polresta Pontianak Ungkap Lima Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Ditangkap

Berita Kalbar

IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren

badge-check


IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren Perbesar

Gagasankalbar.com – Ikatan Alumni Mambaul Ulum Bata-Bata (IMABA) Kalimantan Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika. Ajakan ini disampaikan sebagai respons atas maraknya konten di media sosial yang mengandung stereotip, ujaran kebencian, hingga tindakan diskriminatif terhadap santri dan lembaga pesantren.

IMABA Kalimantan Barat menegaskan bahwa media sosial seharusnya menjadi ruang untuk menyebarkan informasi yang edukatif, membangun persatuan, serta memperkuat nilai-nilai toleransi, bukan menjadi sarana penyebaran stigma terhadap kelompok tertentu. Santri dan pesantren merupakan bagian penting dari sejarah, pendidikan, serta pembentukan karakter bangsa yang telah memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.

Di sisi lain, IMABA Kalimantan Barat juga menegaskan bahwa pihaknya tidak membenarkan apabila terdapat oknum yang melakukan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai pesantren dan mencederai kepercayaan masyarakat. Setiap dugaan pelanggaran hukum maupun penyimpangan perilaku harus diproses secara adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun demikian, IMABA Kalimantan Barat mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan generalisasi dengan menilai seluruh santri maupun pesantren hanya berdasarkan tindakan segelintir oknum. Penilaian yang objektif harus didasarkan pada fakta dan proporsionalitas, sebab kesalahan individu tidak dapat dijadikan alasan untuk memberikan stigma terhadap seluruh lembaga pesantren maupun komunitas santri.

IMABA Kalimantan Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang santun, kritis, dan bertanggung jawab, serta menolak segala bentuk diskriminasi dan ujaran kebencian. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menghargai keberagaman, dan menjaga persatuan bangsa.

Baca Lainnya

Peserta Kubu Raya Ajak Generasi Muda Dekat dengan Al-Qur’an di MTQ XXXIV Kalbar

5 Agustus 2026 - 19:06 WIB

AMPD Gelar Aksi Damai, Desak Transparansi Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama

5 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kantor SAR Pontianak Apresiasi Dukungan Gubernur Kalbar dalam Operasi Pencarian dan Pertolongan

4 Agustus 2026 - 19:08 WIB

PP Aisyiyah Tingkatkan Kompetensi Paralegal untuk Perkuat Posbakum di Kalbar

2 Agustus 2026 - 17:08 WIB

BSB-PS #30 Muhammadiyah Kalbar Teguhkan Islam Berkemajuan melalui Keadilan Sosial dan Perlindungan Hak

2 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Trending di Berita Kalbar