Gagasankalbar.com – Kabupaten Kayong Utara menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 2–8 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti 633 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat itu resmi dibuka Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, pada Minggu (2/8).
Selama sepekan pelaksanaan, berbagai cabang perlombaan digelar di sejumlah lokasi, di antaranya Mimbar Utama, Pendopo Bupati, Masjid Agung, serta beberapa venue lomba lainnya di Kabupaten Kayong Utara. Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf mobil hias, dilanjutkan babak penyisihan pada 3–6 Agustus, babak final pada 7 Agustus, dan ditutup pada 8 Agustus 2026.

Salah satu peserta asal Kabupaten Kubu Raya, Khairul Umam, mengatakan dirinya telah mempersiapkan diri secara intensif selama sekitar tiga bulan untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi tersebut.
“Saya mempersiapkan diri ikut MTQ Provinsi Kalbar tahun ini sejak diumumkan sebagai juara pertama MTQ Kabupaten Kubu Raya pada bulan April lalu. Jadi, kurang lebih selama tiga bulan saya fokus melakukan persiapan agar dapat memberikan penampilan terbaik,” ujar Khairul Umam di Kayong Utara, Rabu.
Menurut dia, MTQ bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.
“Teman-teman generasi muda Kubu Raya yang saya banggakan, di tengah derasnya penggunaan handphone dan media sosial, Al-Qur’an adalah kompas yang membuat hati kita tenang dan hidup lebih terarah. Mari mulai dari hal kecil, cukup membaca satu ayat setiap hari secara rutin,” katanya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengikuti MTQ maupun kegiatan pembelajaran Al-Qur’an lainnya sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Jangan takut ikut MTQ, karena bukan semata soal menang atau kalah, tetapi tentang keberanian mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Buktikan bahwa anak muda Kubu Raya bisa menjadi generasi Qur’ani yang keren, menguasai teknologi tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an. Ambil mushafnya sekarang, bergabung di TPQ, majelis taklim, atau MTQ. Kubu Raya membutuhkan suara kalian untuk terus mengumandangkan Al-Qur’an. Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya. Semangat,” kata Khairul Umam.
















