Breaking News

Pontianak

DPRD Kota Pontianak Dorong Regulasi Nasional Terkait LGBT

badge-check

DPRD Kota Pontianak Dorong Regulasi Nasional Terkait LGBTPerbesar

Gagasankalbar.com – Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyatakan perlunya regulasi di tingkat nasional yang mengatur mengenai LGBT sebagai landasan hukum bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan.

Hal itu disampaikan Bebby saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perlukah Kota Pontianak Miliki Perda yang Mengatur LGBT?” yang digelar di Pontianak, Senin (20/7/2026).

Menurut Bebby, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam menyusun regulasi apabila belum ada undang-undang yang secara khusus mengatur persoalan tersebut di tingkat nasional.

“Belum ada undang-undang di atasnya, jadi percuma juga kalau kita dorong dari Kota Pontianak tetapi tidak ada undang-undang yang mengacu ke sana. Karena itu memang penting didorong di tingkat pusat, kemudian disuarakan di seluruh daerah,” kata Bebby.

Ia menjelaskan, DPRD Kota Pontianak juga akan mempelajari regulasi yang telah atau sedang disusun oleh sejumlah daerah sebagai bahan pertimbangan apabila nantinya terdapat dasar hukum dari pemerintah pusat.

“DPRD juga akan studi banding dan bertanya kepada daerah-daerah yang sudah mengarah ke sana. Kalau niatnya baik, Insya Allah bersama-sama kita dorong. Jika negara ini ingin memiliki generasi emas, jangan sampai generasi emas memiliki kepintaran tetapi perilaku yang tidak baik,” ujarnya.

Bebby menilai, adanya payung hukum nasional akan memberikan kepastian bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam diskusi tersebut juga disampaikan bahwa sejumlah pihak mendorong lahirnya regulasi mengenai LGBT di tingkat nasional. Beberapa daerah di Indonesia juga telah mengkaji maupun menyusun rancangan peraturan daerah yang berkaitan dengan isu tersebut.

FGD tersebut menjadi ruang diskusi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk membahas aspek hukum dan kewenangan pemerintah daerah dalam menyusun regulasi, termasuk perlunya sinkronisasi dengan kebijakan dan peraturan di tingkat nasional

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

17 Okt 2026 - 21:41 WIB

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

16 Okt 2026 - 23:50 WIB

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

16 Okt 2026 - 23:47 WIB

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

14 Okt 2026 - 02:56 WIB

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum

14 Okt 2026 - 02:30 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum
Trending di Pontianak