Breaking News

Ketapang

Literasi sebagai Jalan Emansipasi: Refleksi dari TBM Sahabat Cita Khatulistiwa

badge-check

Hari Kartini dan Penguatan Literasi Perempuan Perbesar

Hari Kartini dan Penguatan Literasi Perempuan

Gagasankalbar.com – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa menjadi satu-satunya komunitas literasi di Kabupaten Ketapang yang memberikan kontribusi pemikiran dalam pemanfaatan seribu bahan bacaan dari perpustakaan nasional sebagai penerima program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS).

Pemikiran tersebut dituangkan dalam buku seri 4 berjudul “Praktik Baik Pemanfaatan 1.000 Buku” yang ditulis oleh para aktivis dan komunitas literasi di Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur yang diterbitkan Perpusnas Press dan dipublikasikan tahun 2025.

Neng Marlina Efendi Ketua TBM Sahabat Cita Khatulistiwa mengatakan bahwa program pemanfaatan bahan bacaan memberikan akses dan peluang bagi para komunitas literasi untuk mengelaborasikan gagasan dalam bentuk program nyata di masyarakat, ucapnya

Marlina Sapaan Akrabnya, keberadaan TBM di tengah lingkungan masyarakat harus didukung pemanfaatannya oleh masyarakat itu sendiri. Apalagi anak-anak yang memiliki kegemaran dalam bermain dan belajar harus diselaraskan dalam praktik sehari-hari, pungkasnya

“TBM Sabahat Cita Khatulistiwa sendiri terdapat beberapa program diantaranya adalah Serasi (Selasa Literasi) dan Rasi (Rabu Literasi) yang bertujuan meningkatkan aktivitas literasi anak-anak di waktu sore dalam memanfaatkan bahan bacaan” tegasnya

Proyeksi kedepan dalam rangka peringatan Hari Kartini, Marlina menambahkan lembaganya kini memperluas gerakannya dan membentuk kelas literasi perempuan (Lipen), yakni menyediakan bahan bacaan tentang perempuan seperti sejarah perempuan, kesehatan reproduksi perempuan, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga gerakan politik perempuan

Peran tokoh pemikir perempuan di Indonesia seperti Kartini, S. Rukiah, Ratna Asmara, hingga Toety Heraty adalah contoh praktik baik dan proyeksi kedepan dalam mengembangkan literasi di tengah arus kemajuan teknologi dan informasi, harapnya

“Generasi muda perempuan kini harus mengetahui tokoh dan kiprah pemikirannya yang masih terawat di ruang-ruang intelektual dan masih dijadikan referensi yang kuat dalam kemajuan bangsa dalam literasi Indonesia”, ucapnya

Penguatan literasi perempuan harus menjadi agenda strategis yang secara kolaboratif harus dijaga oleh negara. Mengutip Toety Heraty (2000), dalam bukunya berjudul “Aku dalam Budaya” menyebut literasi sebagaia cara perempuan menulis ulang narasi hidupnya sendiri”, Terang Marlina

Literasi bukan hanya sekadar baca dan tulis namun lebih dari itu mengkaji secara dalam tentang keadilan dan kesetaraan. Seperti disampaikan Saparinah Sadli seorang tokoh feminis indonesia lewat bukunya Berbeda tetapi setara: Pemikiran tentang kajian perempuan (Sadli, 2010), mengungkapkan pemikiriannya tentang Pemberdayaan perempuan Indonesia tidak akan maju tanpa literasi kritis. Perempuan harus bisa membaca realitas sosialnya sendiri dan menghidupkan pengetahuannya, tutup Marlina

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Sebut Tukang Batu Jadi Direktur Tanpa Sepengetahuan dalam Kasus Korupsi Bandara Ketapang

25 Okt 2026 - 03:34 WIB

Kuasa Hukum Sebut Tukang Batu Jadi Direktur Tanpa Sepengetahuan dalam Kasus Korupsi Bandara Ketapang

Tim Inklusi PWA Kalbar Evaluasi Program Pemberdayaan Perempuan di Ketapang

22 Okt 2026 - 19:15 WIB

Tim Inklusi PWA Kalbar Evaluasi Program Pemberdayaan Perempuan di Ketapang

Agus Haryandi Raih Wisudawan Terbaik I Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAI Al-Haudl Ketapang dengan Predikat Cumlaude

19 Okt 2026 - 21:46 WIB

Agus Haryandi Raih Wisudawan Terbaik I Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAI Al-Haudl Ketapang dengan Predikat Cumlaude

Cipayung+ dan BEM Desak DPRD Ketapang Perkuat Pengawasan BBM dan Penanganan Karhutla

14 Okt 2026 - 20:46 WIB

Cipayung+ dan BEM Desak DPRD Ketapang Perkuat Pengawasan BBM dan Penanganan Karhutla

Respon Karhutla Ketapang, Gerakan Mahasiswa salurkan bantuan masker dan 10.000 Liter Air Bersih

27 Sep 2026 - 23:16 WIB

Respon Karhutla Ketapang, Gerakan Mahasiswa salurkan bantuan masker dan 10.000 Liter Air Bersih
Trending di Ketapang