Gagasankalbar.com — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui tiga program hasil cepat (quick win), yakni cek kesehatan gratis, eliminasi tuberkulosis (TBC), serta pembangunan rumah sakit daerah di kabupaten/kota yang belum memiliki RSUD tipe C.
Penegasan tersebut disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI), Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Menurut Budi Gunadi, pembangunan RSUD merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam pemerataan layanan kesehatan nasional, khususnya di daerah. Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya pemerintah telah melakukan groundbreaking pembangunan 22 rumah sakit di berbagai daerah, dan Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu lokasi prioritas.
Ia pun mengapresiasi progres pembangunan RSUD TBSI yang dinilai berjalan sangat cepat dan menunjukkan kesiapan operasional meskipun belum genap satu tahun sejak dimulainya pembangunan.
“Kalau tidak salah Kubu Raya ini groundbreaking-nya sekitar Maret atau April. Sekarang belum satu tahun tapi pembangunannya sudah seperti ini. Nanti rumah sakit yang sudah siap akan kita usulkan kepada Presiden untuk diresmikan,” ujar Budi Gunadi.
Lebih lanjut, Menkes menjelaskan bahwa RSUD TBSI dirancang untuk memberikan layanan kesehatan yang lengkap, terutama dalam penanganan empat penyakit utama penyebab kematian tertinggi di Indonesia, yakni stroke, penyakit jantung, kanker, dan ginjal. Dengan kelengkapan fasilitas tersebut, masyarakat Kubu Raya dan wilayah sekitarnya diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan layanan medis lanjutan.
“Layanan jantung dengan cath lab, penanganan stroke, kanker dengan kemoterapi dan patologi anatomi, hingga cuci darah untuk pasien ginjal bisa dilakukan di sini. Jadi masyarakat tidak perlu dirujuk jauh-jauh,” jelasnya.
Selain sarana dan prasarana, Budi Gunadi juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Ia menilai sebagian besar SDM di RSUD TBSI sudah cukup memadai, namun peningkatan kompetensi akan terus dilakukan, termasuk melalui pelatihan dan pendidikan spesialisasi.
Dengan dukungan infrastruktur dan SDM yang terus diperkuat, Menkes berharap RSUD TBSI dapat menjadi rumah sakit rujukan regional yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya.










