Breaking News

Pontianak

Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif

badge-check

Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan ProvokatifPerbesar

Gagasankalbar.com – Peran pemuda dinilai sangat strategis dalam melawan penyebaran konten radikal dan provokatif di ruang digital. Untuk memperkuat peran tersebut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak menggelar kegiatan Sosialisasi dan Literasi Media Penguatan Kolaborasi Pengawasan Penyiaran bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat.

Kegiatan ini diselenggarakan di Pondopo Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Rabu malam, 21 Januari 2026. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kepolisian, organisasi kepemudaan, serta perwakilan lembaga penyiaran.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa paham radikal dan konten provokatif perlu diawasi secara bersama-sama agar tidak mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif, namun juga membuka ruang bagi penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

“Paham radikal ini bisa kita awasi bersama supaya tidak mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Pontianak, Zean Novrian, menyampaikan harapannya agar pemuda tidak hanya menjadi penikmat media, tetapi mampu berperan aktif sebagai agen literasi. Ia menekankan pentingnya kemampuan pemuda dalam menyaring informasi, memahami konten yang dikonsumsi, serta menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemuda jangan hanya menjadi penikmat media. Pemuda harus menjadi agen literasi yang mampu menyaring informasi, melawan konten radikal dan provokatif, serta menjaga nilai persatuan di tengah derasnya arus informasi,” kata Zean.

Melalui kegiatan ini, KNPI Pontianak bersama KPID Kalimantan Barat berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan penyiaran, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya literasi media sebagai benteng utama dalam mencegah penyebaran konten yang berpotensi memecah belah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

17 Okt 2026 - 21:41 WIB

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

16 Okt 2026 - 23:50 WIB

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

16 Okt 2026 - 23:47 WIB

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

14 Okt 2026 - 02:56 WIB

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum

14 Okt 2026 - 02:30 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum
Trending di Pontianak