Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Gemawan Perkuat Tata Kelola Hutan Desa melalui Lokakarya Penyusunan SOP dan Penguatan Kelembagaan LPHD Riam Piyang Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas dalam Kondisi Meninggal Dunia Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026 Kritik Dibalas Kritik: Tiga Bulan yang Terlalu Mahal untuk Demokrasi Ustadz Derry Sulaiman Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak Tim SAR Gabungan Cari Pemancing Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas, Tayan Hilir

Pontianak

Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif

badge-check


Peran Pemuda Dinilai Penting Tangkal Konten Radikal dan Provokatif Perbesar

Gagasankalbar.com – Peran pemuda dinilai sangat strategis dalam melawan penyebaran konten radikal dan provokatif di ruang digital. Untuk memperkuat peran tersebut, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pontianak menggelar kegiatan Sosialisasi dan Literasi Media Penguatan Kolaborasi Pengawasan Penyiaran bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat.

Kegiatan ini diselenggarakan di Pondopo Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Rabu malam, 21 Januari 2026. Acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kepolisian, organisasi kepemudaan, serta perwakilan lembaga penyiaran.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa paham radikal dan konten provokatif perlu diawasi secara bersama-sama agar tidak mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membawa dampak positif, namun juga membuka ruang bagi penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

“Paham radikal ini bisa kita awasi bersama supaya tidak mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Pontianak, Zean Novrian, menyampaikan harapannya agar pemuda tidak hanya menjadi penikmat media, tetapi mampu berperan aktif sebagai agen literasi. Ia menekankan pentingnya kemampuan pemuda dalam menyaring informasi, memahami konten yang dikonsumsi, serta menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemuda jangan hanya menjadi penikmat media. Pemuda harus menjadi agen literasi yang mampu menyaring informasi, melawan konten radikal dan provokatif, serta menjaga nilai persatuan di tengah derasnya arus informasi,” kata Zean.

Melalui kegiatan ini, KNPI Pontianak bersama KPID Kalimantan Barat berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan penyiaran, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya literasi media sebagai benteng utama dalam mencegah penyebaran konten yang berpotensi memecah belah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ustadz Derry Sulaiman Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak

2 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kantor SAR Pontianak Imbau Nelayan dan Pemancing Utamakan Keselamatan Saat Beraktivitas di Sungai

2 Juni 2026 - 20:33 WIB

Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Karakter Bangsa dan Sistem Hukum Indonesia

2 Juni 2026 - 20:31 WIB

Polresta Pontianak Ungkap Peredaran 1.562 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

30 Mei 2026 - 03:15 WIB

Polresta Pontianak Gagalkan Dugaan TPPO Modus Pernikahan Pesanan ke Cina

30 Mei 2026 - 03:07 WIB

Trending di Pontianak