Aliansi Mahasiswa Daerah Kalimantan Barat Gelar Aksi Tolak Pemangkasan TKD 2026: Seruan “Dari Daerah untuk Daerah - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Sampan Motor Terbalik di Teluk Pakedai PC IPNU Kubu Raya Mulai Resah, Desak Kepastian Kongres IPNU Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga Demokrasi di Tengah Bayang-Bayang Transaksi Politik Polresta Pontianak Ungkap Peredaran 1.562 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan

Berita Kalbar

Aliansi Mahasiswa Daerah Kalimantan Barat Gelar Aksi Tolak Pemangkasan TKD 2026: Seruan “Dari Daerah untuk Daerah

badge-check


Aliansi Mahasiswa Daerah Kalimantan Barat Gelar Aksi Tolak Pemangkasan TKD 2026: Seruan “Dari Daerah untuk Daerah Perbesar

Gagasankalbar.com – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Mahasiswa Daerah se-Kalimantan Barat menggelar aksi di Kota Pontianak, Selasa (7/10). Massa aksi yang berasal dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat ini mengusung tema “Dari Daerah untuk Daerah”, sebagai bentuk penolakan terhadap renca pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026.

Aksi dimulai sejak siang hari, ketika massa berkumpul di Tugu Digulis Untan. Dengan membawa spanduk berisi seruan keadilan fiskal untuk daerah, para mahasiswa kemudian melakukan long march menuju Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Mereka menyampaikan orasi secara bergantian, menuntut pemerintah pusat agar tidak mengurangi alokasi dana TKD yang dianggap vital bagi keberlangsungan pembangunan di daerah.

Salah satu peserta aksi, Julianti Pramita, mahasiswa dari Primaraya, menyampaikan alasan keikutsertaannya dalam aksi tersebut.

“Saya ikut dalam aksi ini karena pemangkasan TKD untuk tahun anggaran 2026 sangat berisiko menghambat pembangunan di Kalimantan Barat, khususnya di 14 kabupaten/kota yang tergabung dalam aliansi ini. Ini bukan sekadar isu anggaran, tapi menyangkut hak masyarakat atas infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi yang layak. Kami hadir untuk menyuarakan keresahan masyarakat daerah yang akan paling terdampak oleh kebijakan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Julianti juga menegaskan tuntutan utama aliansi mahasiswa.

“Tuntutan utama kami adalah agar pemerintah pusat tidak melakukan pemangkasan TKD tahun 2026, khususnya pada sektor-sektor vital seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan layanan kesehatan. Kami meminta adanya komitmen nyata dari pemerintah pusat dan DPR untuk mempertahankan alokasi anggaran yang adil dan proporsional bagi daerah,” tegasnya.

Selain menyuarakan penolakan, massa aksi juga menyerahkan pernyataan sikap tertulis kepada DPRD Kalbar sebagai bentuk aspirasi resmi dari mahasiswa daerah.

Julianti menambahkan harapannya agar aksi damai ini benar-benar didengar oleh pemerintah.

“Harapan saya dalam aksi ini, sebagai mahasiswa perwakilan ORGANDA, adalah agar suara kolektif dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat ini benar-benar didengar dan dipertimbangkan secara serius oleh pemerintah pusat. Kami tidak turun ke jalan tanpa alasan, kami membawa aspirasi masyarakat yang akan terdampak langsung oleh pemangkasan TKD, terutama di sektor transportasi, pendidikan, dan layanan publik lainnya,” tutupnya.

Aksi yang berlangsung tertib ini mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Mahasiswa berjanji akan terus mengawal isu pemangkasan TKD hingga ada kepastian kebijakan yang berpihak pada pemerataan pembangunan di seluruh daerah Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah

31 Mei 2026 - 09:24 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa

24 Mei 2026 - 02:09 WIB

Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan

14 Mei 2026 - 09:27 WIB

Trending di Berita Kalbar