Koperasi Merah Putih Bersumber dari Dana Desa, Wamentan: Memberikan Keuntungan Pada Masyarakat  - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Presiden Mahasiswa Polnep Dilaporkan ke Polisi Usai Aksi Demo 8 April 2026 GMKI Pontianak Soroti Upah Layak hingga Perlindungan Buruh Jelang May Day 2026 Naik Dango ke-41 Dipusatkan di Desa Lingga, Momentum Pelestarian Budaya Dayak Merawat Gerakan Sebagai Sumber Penghidupan; Kepemimpinan Perempuan, Adaptasi Iklim dan Keadilan Akses Penguatan Literasi Keuangan sebagai Benteng Masyarakat dari Ancaman Investasi Bodong FH UM Pontianak Gelar Rapat Senat Terbuka Yudisium 2026

Nasional

Koperasi Merah Putih Bersumber dari Dana Desa, Wamentan: Memberikan Keuntungan Pada Masyarakat 

badge-check


					Koperasi Merah Putih Bersumber dari Dana Desa, Wamentan: Memberikan Keuntungan Pada Masyarakat  Perbesar

Jakarta, gagasankalbar.com – Pemerintah kembali mendorong terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan, skema pendanaan Koperasi Desa Merah Putih bersumber dari dana desa dan disalurkan lewat mekanisme APBN.

 

Menurut Wamentan Sudaryono, koperasi desa ini akan dibentuk dari tiga sumber, yakni pembentukan koperasi baru, konversi dari koperasi yang sudah berjalan baik, atau revitalisasi koperasi lama yang vakum.

 

Semua bentuk ini dipilih melalui mekanisme musyawarah desa yang diselenggarakan oleh kepala desa bersama warga.

 

Skema pendanaan Koperasi Desa Merah Putih bersumber dari dana desa dan disalurkan lewat mekanisme APBN. Sudaryono menegaskan, skema ini masih dalam tahap finalisasi, namun prinsipnya adalah kehati-hatian fiskal.

 

Sudar Yono menegaskan, skema ini masih dalam tahap finalisasi, namun prinsipnya adalah kehati-hatian fiskal.

 

“Dengan cara kegiatan saya sudah pasti ini, artinya memberikan keuntungan kepada masyarakat desa, maka pembiayaannya itu akan dibiayai oleh APBN dari alokasi dana desa yang dispread selama 10 sampai mungkin sepanjang, mungkin supaya pengurangannya tidak terlalu besar,” Jelasnya dikutip, Minggu (18/05/2025).

 

Kemudian, ia mengutarakan banyak Kepala Desa setuju dan memang banyak manfaatnya.

 

“Tapi dengan benefit yang diterima maka sebagian kami sosialisasi ke banyak kepala desa, banyak diantaranya itu setuju karena memang manfaat benefit lebih besar daripada pengorbanan yang diberikan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Glow Up Tak Cukup Cantik: Mengapa Perempuan Perlu Cerdas di Era Digital

21 April 2026 - 15:45 WIB

Menang Telak di Muscab II, Ratih Mutiara Pimpin PERADI SAI Mataram 2026–2030

12 April 2026 - 13:58 WIB

Negara Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih, Skema Pembiayaan Dirombak lewat PMK 15/2026

8 April 2026 - 08:51 WIB

Pernyataan Menjatuhkan Presiden Dinilai Inskonstitusional, GMKI : Jaga Stabilitas Nasional

6 April 2026 - 11:17 WIB

Komitmen Reformasi Organisasi, Ratih Mutiara Resmi Calon Ketua PERADI SAI Mataram, 10 Program Prioritas Disiapkan

30 Maret 2026 - 15:02 WIB

Trending di Nasional