Breaking News

Pontianak

Yayasan Sepakat Gelar Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 13 Pontianak

badge-check

Yayasan Sepakat Gelar Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SMP Negeri 13 PontianakPerbesar

Gagasankalbar.com – Yayasan Sepakat melalui program Go to School melaksanakan kegiatan edukasi pencegahan kekerasan seksual di SMP Negeri 13 Pontianak Rabu 3 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai bahaya kekerasan seksual, bullying, serta pentingnya keberanian untuk melapor ketika merasa tidak aman.

Ketua Yayasan Sepakat, Uray Emma Yaniaries N, mengatakan bahwa sekolah memiliki peran sangat strategis dalam melindungi dan membentuk karakter anak. Menurutnya, banyak kasus kekerasan seksual terjadi justru di lingkungan terdekat anak, termasuk sekolah, namun sering kali tidak terdeteksi.

“Yayasan Sepakat melihat bahwa sekolah adalah ruang pertama dan terpenting dalam membentuk karakter serta rasa aman bagi anak. Data di lapangan menunjukkan bahwa kekerasan seksual dan bullying banyak terjadi di lingkungan terdekat anak, termasuk sekolah, sering kali tanpa terdeteksi. Karena itu, kami merasa sangat penting untuk turun langsung memberikan edukasi,” ujarnya.

Emma menegaskan bahwa edukasi kepada siswa, guru, dan orang tua menjadi langkah penting agar semua pihak memiliki pengetahuan yang tepat mengenai pencegahan kekerasan, cara meminta pertolongan, serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.

Ia juga menekankan pentingnya intervensi dini dalam mencegah trauma berkepanjangan pada anak. Kehadiran Yayasan Sepakat di sekolah, lanjutnya, bukan hanya untuk memberikan materi, tetapi juga membuka ruang dialog yang memungkinkan siswa menyampaikan pengalaman atau keresahan mereka.

“Kami tidak hanya memberi materi, tetapi juga mendengarkan suara siswa dan memastikan mereka merasa dilindungi. Inilah bentuk komitmen kami dalam mendorong sekolah menjadi zona aman bagi semua anak,” tambahnya.

Emma juga menyampaikan harapannya agar para siswa memiliki keberanian untuk menjaga diri dan saling melindungi.

“Harapan kami sederhana namun sangat penting: agar setiap siswa memiliki keberanian, pengetahuan, dan kesadaran untuk menjaga dirinya serta menghormati orang lain. Setelah edukasi ini, kami ingin anak-anak mampu mengenali tanda-tanda kekerasan, berani bersuara ketika ada yang tidak aman, dan saling mendukung untuk mencegah bullying maupun kekerasan seksual di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap pihak sekolah semakin siap membangun budaya positif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Ia menegaskan bahwa edukasi seperti ini bukanlah kegiatan sekali selesai, melainkan langkah awal untuk perubahan jangka panjang.

“Yayasan Sepakat akan terus membuka ruang kolaborasi agar pencegahan kekerasan dapat berjalan berkelanjutan di seluruh sekolah yang kami dampingi,” tutupnya.

Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam memperkuat perlindungan anak dan membangun lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polresta Pontianak Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling, Dua Tersangka Ditangkap

6 Agu 2026 - 09:49 WIB

Polresta Pontianak Bongkar Perdagangan Sisik Trenggiling, Dua Tersangka Ditangkap

Polresta Pontianak Ungkap Lima Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Ditangkap

6 Agu 2026 - 09:37 WIB

Polresta Pontianak Ungkap Lima Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Ditangkap

Menghidupkan Tradisi Leluhur: Warga RT 002/RW 003 Tanjung Hulu Gelar Aksi Gotong Royong demi Mitigasi Perubahan Iklim dan Cegah Banjir

2 Agu 2026 - 17:05 WIB

Menghidupkan Tradisi Leluhur: Warga RT 002/RW 003 Tanjung Hulu Gelar Aksi Gotong Royong demi Mitigasi Perubahan Iklim dan Cegah Banjir

Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

2 Agu 2026 - 17:00 WIB

Eka Nurhayati Ishak Tekankan Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Jul 2026 - 02:07 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker
Trending di Pontianak