Titik Karhutla Muncul Kembali di Desa Limbung, Petugas Terkendala Akses dan Asap Tebal - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Kubu Raya

Titik Karhutla Muncul Kembali di Desa Limbung, Petugas Terkendala Akses dan Asap Tebal

badge-check


Titik Karhutla Muncul Kembali di Desa Limbung, Petugas Terkendala Akses dan Asap Tebal Perbesar

Gagasankalbar.com – Titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di Kabupaten Kubu Raya. Kali ini, kebakaran terdeteksi di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, pada Rabu 11 Februari 2026.

Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, menyampaikan bahwa informasi kebakaran diperoleh dari tim patroli harian setelah menerima laporan dari masyarakat setempat.

“Informasi awal kami terima dari tim patroli harian berdasarkan laporan warga. Menurut keterangan masyarakat di lokasi, kebakaran sudah mulai terlihat sejak kemarin sore,” ujar Florensius.

Hingga saat ini, luasan lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. Hal tersebut disebabkan belum dilakukannya pengukuran di lapangan serta kondisi asap yang cukup tebal sehingga menyulitkan petugas dalam memprediksi luas area terdampak.

“Luasan belum bisa diketahui karena belum adanya pengukuran. Asap yang tebal juga menyulitkan kami untuk memperkirakan seberapa besar area yang terbakar,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari seberang lokasi tempat pembuangan sampah yang berada di wilayah Rasau Jaya. Petugas pun langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas ke area sekitar, termasuk kawasan permukiman dan fasilitas pendidikan.

Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju titik api cukup jauh, sehingga petugas harus memikul mesin pompa secara manual untuk sampai ke lokasi kebakaran.

“Jarak untuk langsir mesin cukup jauh. Kami harus memikul mesin menuju titik api, sehingga cukup menguras tenaga personel di lapangan,” ungkap Florensius.

Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih di wilayah lahan gambut yang sangat rentan terhadap kebakaran dan sulit dipadamkan.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak meninggalkan api atau bara sisa pembakaran di lahan, terutama pada malam hari. “Apabila ada kegiatan di lahan, pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Jangan sampai api kecil yang ditinggalkan justru menjadi pemicu kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual

17 Juli 2026 - 10:13 WIB

Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS

17 Juli 2026 - 10:11 WIB

Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya

17 Juli 2026 - 10:09 WIB

Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Gelar Bazar Sembako Murah dan Bakti Sosial Sambut HUT ke-19 Kubu Raya

16 Juli 2026 - 19:12 WIB

Karhutla Masih Terjadi di Sejumlah Titik, KPH Kubu Raya Padamkan Api di Perbatasan Rasau Jaya Umum–Kuala Dua

16 Juli 2026 - 19:09 WIB

Trending di Kubu Raya