Breaking News

Kubu Raya

Titik Karhutla Muncul Kembali di Desa Limbung, Petugas Terkendala Akses dan Asap Tebal

badge-check

Titik Karhutla Muncul Kembali di Desa Limbung, Petugas Terkendala Akses dan Asap TebalPerbesar

Gagasankalbar.com – Titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di Kabupaten Kubu Raya. Kali ini, kebakaran terdeteksi di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, pada Rabu 11 Februari 2026.

Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, menyampaikan bahwa informasi kebakaran diperoleh dari tim patroli harian setelah menerima laporan dari masyarakat setempat.

“Informasi awal kami terima dari tim patroli harian berdasarkan laporan warga. Menurut keterangan masyarakat di lokasi, kebakaran sudah mulai terlihat sejak kemarin sore,” ujar Florensius.

Hingga saat ini, luasan lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. Hal tersebut disebabkan belum dilakukannya pengukuran di lapangan serta kondisi asap yang cukup tebal sehingga menyulitkan petugas dalam memprediksi luas area terdampak.

“Luasan belum bisa diketahui karena belum adanya pengukuran. Asap yang tebal juga menyulitkan kami untuk memperkirakan seberapa besar area yang terbakar,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari seberang lokasi tempat pembuangan sampah yang berada di wilayah Rasau Jaya. Petugas pun langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas ke area sekitar, termasuk kawasan permukiman dan fasilitas pendidikan.

Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju titik api cukup jauh, sehingga petugas harus memikul mesin pompa secara manual untuk sampai ke lokasi kebakaran.

“Jarak untuk langsir mesin cukup jauh. Kami harus memikul mesin menuju titik api, sehingga cukup menguras tenaga personel di lapangan,” ungkap Florensius.

Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih di wilayah lahan gambut yang sangat rentan terhadap kebakaran dan sulit dipadamkan.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak meninggalkan api atau bara sisa pembakaran di lahan, terutama pada malam hari. “Apabila ada kegiatan di lahan, pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Jangan sampai api kecil yang ditinggalkan justru menjadi pemicu kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing di Sungai Guntung Karawang

27 Agu 2026 - 02:49 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Warga yang Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing di Sungai Guntung Karawang

Bawaslu Kubu Raya Dorong Organisasi Perempuan Perkuat Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif

22 Agu 2026 - 11:03 WIB

Bawaslu Kubu Raya Dorong Organisasi Perempuan Perkuat Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif

Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Tengah HUT ke-81 RI

18 Agu 2026 - 12:07 WIB

Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Tengah HUT ke-81 RI

Pemuda Katolik Kubu Raya Tanam Pohon Bersama Bupati Sambut HUT RI ke-81

16 Agu 2026 - 20:54 WIB

Pemuda Katolik Kubu Raya Tanam Pohon Bersama Bupati Sambut HUT RI ke-81

Ketika Kekuasaan Berhadapan dengan Cermin!! Polemik Keluarga Bupati, Reaksi Jiwo, dan Satire tentang Etika Kekuasaan

16 Agu 2026 - 20:50 WIB

Ketika Kekuasaan Berhadapan dengan Cermin!!  Polemik Keluarga Bupati, Reaksi Jiwo, dan Satire tentang Etika Kekuasaan
Trending di Kubu Raya